Gunungan Sampah di Tanjung Priok dan Rezeki Warga yang Ikut Terkubur

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bau busuk menyengat langsung menyergap siapa saja yang melintasi kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (3/4). Gunungan sampah tampak tumpah ruah, meluber hingga memakan sebagian bahu jalan.

Salah satu pemandangan tak sedap itu terlihat di kawasan samping Danau Cincin, area yang kerap didatangi Hariyo, warga setempat yang biasa bersantai di sekitar lokasi.

"Bau Busuk, Bikin Orang Malas Beli Makanan"

Bagi Hariyo, kondisi kumuh ini sangat mengganggu, terutama saat ia melintas setiap pagi dalam perjalanan ke tempat kerja.

"Sampahnya banyak sekali di depan, sebelumnya nggak gini. Lumayan ganggu, bau menyengat, bau busuk," keluhnya saat ditemui di lokasi.

Tak hanya menebar aroma tak sedap, tumpukan sampah itu juga mengundang kerumunan lalat dan membuat jalanan becek. Dampaknya bahkan mematikan rezeki para pedagang makanan di sekitar lokasi.

"Bau sampahnya bikin orang malas beli makanan dekat sini. Baunya nggak enak, jadi nggak nafsu kalau lewat sini," ungkap Hariyo.

Imbas Longsor Bantar Gebang, Sampah Makin Menumpuk

Keresahan serupa juga terasa di titik lain, tepatnya di Jalan Kebon Bawang. Agus, warga setempat, menyadari bahwa tumpukan sampah yang kian membeludak di lingkungannya tak lepas dari dampak tragedi longsor di TPST Bantar Gebang.

"Iya, saya tahu yang longsor di Bantar Gebang, banyak yang meninggal. Jadi makin numpuk sampah di sini, berceceran, bikin bau juga," jelas Agus.

Menurutnya, petugas kebersihan sebenarnya tetap bekerja. Namun ritme pengangkutan kini melambat, tak sebanding dengan volume sampah warga yang terus berdatangan setiap pagi.

Agus pun menyoroti ironi tata ruang di wilayahnya.

"Ini dulunya tempat pembuangan juga. Sudah diubah jadi taman, tapi tetap saja banyak sampah," keluhnya.

Warga Tunggu Langkah Pemerintah

Kini, warga Tanjung Priok hanya bisa pasrah sembari menahan napas setiap kali melintas. Mereka menuntut langkah cepat dari pemerintah daerah untuk menangani masalah yang tak kunjung selesai ini.

"Harapannya ya pemerintah bisa beresin sampah ini. Dari dulu nggak hilang-hilang," tutup Agus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jenazah Praka Farizal Belum Dipulangkan, Keluarga Desak PBB Investigasi Kematian Prajurit TNI
• 41 menit lalukompas.tv
thumb
Libur Paskah, Penumpang Terminal Kampung Rambutan Melonjak Tajam
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026 untuk Industri Kreatif, Siap Datangi 92 Juta Rumah
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Rencana Serangan Besar AS ke Iran, Dibalas Serangan ke Israel dan Basis AS di Kuwait
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Kementerian Komunikasi dan Digital Siap Gandeng BPJS Kesehatan Gunakan AI untuk Percepat Layanan Publik
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.