BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026 untuk Industri Kreatif, Siap Datangi 92 Juta Rumah

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

BPS memastikan Sensus Ekonomi 2026 akan turut memetakan potensi industri ekonomi kreatif di Indonesia secara lebih komprehensif.

BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026 untuk Industri Kreatif, Siap Datangi 92 Juta Rumah. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan Sensus Ekonomi 2026 akan turut memetakan potensi industri ekonomi kreatif di Indonesia secara lebih komprehensif.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan pihaknya telah menyiapkan instrumen pendataan terbaru melalui Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025, yang mencakup berbagai aktivitas ekonomi baru, termasuk sektor kreatif.

Baca Juga:
BPS Patok Garis Kemiskinan Rp3,05 Juta per Rumah Tangga

“Dalam sensus ekonomi 2026 kami akan mendata termasuk aktivitas ekonomi kreatif. Oleh sebab itu, kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat dan juga industri kreatif untuk mendukung sensus ekonomi 2026,” ujar Amalia usai menghadiri screening film Pelangi di Mars, di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, sensus ekonomi yang digelar setiap 10 tahun sekali ini rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan 2026. Dalam pelaksanaannya, BPS akan melakukan pendataan secara masif dengan mendatangi sekitar 92 juta rumah di seluruh Indonesia dan melibatkan ribuan petugas.

Baca Juga:
BPS: Ekspor Non Migas ke AS Tumbuh 5,97 Persen, Produk Berbasis Energi Terbarukan Melonjak

Amalia menambahkan, penggunaan KBLI 2026 akan membuat klasifikasi sektor ekonomi kreatif menjadi lebih jelas dan terperinci. Beberapa profesi seperti videografer, animator, hingga berbagai subsektor kreatif lainnya kini telah masuk dalam kategori resmi.

"Kami akan menggunakan KBLI 2025 yang baru di mana klasifikasi dari industri kreatif sudah muncul seperti tadi videografer, animator, dan juga kegiatan industri kreatif lainnya yang sudah kami diskusikan dengan Menteri Ekraf," ujarnya.

Baca Juga:
Kepala BPS RI Pimpin Governing Board International Comparison Program untuk Tiga Tahun

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menekankan pentingnya sensus ini untuk mengetahui sebaran kekuatan ekonomi kreatif nasional.

Dengan pendataan tersebut, pemerintah diharapkan dapat mengetahui secara lebih detail di mana saja pusat-pusat pertumbuhan ekonomi kreatif berada, sehingga kebijakan yang diambil ke depan bisa lebih tepat sasaran.

"Ada pertanyaan pendalaman di mana saja kekayaan ekonomi, giat ekonomi kreatif Indonesia tersebar," ujarnya. 

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dude Harlino-Alyssa Soebandono Diperiksa 5 Jam! Dicecar 30 Pertanyaan Soal Kontrak hingga Honor
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
NO KINGS: Protes Jalanan yang Bisa Mengguncang Pemilu Sela Amerika Serikat
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
BNPB Sebut Gempa M7,6 di Bitung Picu Tsunami Kecil, Warga Diminta Tetap Waspada
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Beberapa Menit Setelah Pidato Trump soal Kemampuan Rudal Iran yang Sudah Hancur, Iran Langsung Bombardir Israel
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Menbud Fadli Zon Resmi Luncurkan Dana IndonesiaRaya 2026, Lebih Besar, Proses Sederhana
• 4 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.