Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) memastikan akan melanjutkan implementasi sistem pembayaran tol nirsentuh nirhenti atau Multi-Lane Free Flow (MLFF) setelah sempat mengalami stagnasi. Keputusan untuk menghidupkan kembali proyek strategis ini diambil menyusul adanya rekomendasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan uji coba ulang sistem ini.
Sebelumnya, proyek MLFF menghadapi kendala serius akibat perbedaan persepsi mengenai keberhasilan sistem. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Kementerian PU sempat menyatakan bahwa pengujian sebelumnya belum berhasil, sementara pihak pengembang yakni Roatex Indonesia Toll System (RIT) mengklaim sebaliknya.
Pemerintah berencana melaksanakan uji coba MLFF secara end-to-end dalam waktu dekat. Pengujian ini dirancang untuk mencakup seluruh proses operasional, mulai dari penggunaan aplikasi oleh pengguna hingga integrasi sistem pembayaran dengan pihak BUJT dan perbankan.
Baca juga: Belum Ada Kesimpulan, Pemerintah Uji Coba Ulang Sistem Transaksi MLFF
Saat ini, pemerintah dan pihak terkait telah menyepakati tahapan pelaksanaan pengujian. Berdasarkan kewajiban kontrak, pihak RITS tengah menyiapkan Terms of Reference (TOR) untuk uji coba tersebut, termasuk menyiapkan ruas tol yang akan dijadikan lokasi pengujian.
Sistem MLFF diharapkan dapat meningkatkan efisiensi di jalan tol dengan menghilangkan antrean di gerbang pembayaran, sehingga mendukung mobilitas nasional yang lebih lancar.




