Pantau - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah dan instansi terkait sigap menangani dampak gempa magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara serta memastikan keselamatan warga, Kamis (2/4), di Jakarta.
Ia menyampaikan, "Keprihatinan dan dukacita mendalam kami sampaikan atas bencana gempa bumi di Sulawesi Utara dan sekitarnya yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa."
Gempa Susulan dan Dampak KerusakanGempa yang berpusat di laut tenggara Bitung tersebut menyebabkan kepanikan warga dan kerusakan sejumlah bangunan, termasuk fasilitas publik.
Dilaporkan satu korban meninggal dunia dan dua orang mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga siang hari telah terjadi hampir 100 kali gempa susulan di wilayah terdampak.
Puan menegaskan, "Semua instansi harus sigap memastikan keselamatan warga. Tim SAR juga harus terus menyisir wilayah-wilayah terdampak, apalagi sempat terjadi tsunami di beberapa titik akibat gempa."
Imbauan Waspada dan Informasi TerpercayaSebanyak sembilan wilayah dilaporkan terdampak tsunami sebelum peringatan resmi dicabut.
Puan meminta pemerintah daerah segera menyiapkan titik evakuasi, pengungsian, serta bantuan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak akurat.
Ia mengatakan, "Tingkatkan kewaspadaan dan jangan terpengaruh oleh berita-berita yang tidak akurat. Pastikan memantau informasi dari sumber-sumber terpercaya, khususnya Pemerintah."
BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Puan menambahkan masyarakat diminta menghindari wilayah pesisir sementara waktu dan segera meminta bantuan kepada pihak berwenang jika diperlukan.




