Liputan6.com, Jakarta - Petugas PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama pihak kepolisian melakukan penghentian rekayasa lalu lintas contraflow (lawan arus) dari KM 47 sampai KM 66 arah Cikampek di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Jumat siang (3/4/2026).
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo mengatakan penghentian contraflow ini dilakukan seiring dengan kondisi lalu lintas yang berangsur normal pada periode libur Jumat Agung.
Advertisement
"Rekayasa lalu lintas contraflow sebelumnya diterapkan dari KM 47 sampai KM 66 arah Cikampek di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 09.18 WIB. Kemudian rekayasa lalu lintas contraflow dihentikan pada pukul 13.27 WIB setelah arus lalu lintas terpantau lancar," ujar Ria dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Jumat (3/4/2026) melansir Antara.
Menurut dia, normalisasi atau penghentian contraflow ini merupakan hasil dari pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif di lapangan.
"JTT bersama pihak kepolisian terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi lalu lintas," ucap Ria.
Seiring dengan volume kendaraan yang mulai terdistribusi dengan baik, lanjut dia, contraflow dihentikan dan lalu lintas kembali beroperasi normal untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan.
"Rekayasa lalu lintas contraflow diterapkan atas diskresi pihak kepolisian. JTT tetap mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan," terang Ria.
"Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik serta kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan," jelas Ria.
Petugas PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama pihak kepolisian melakukan penghentian rekayasa lalu lintas contraflow (lawan arus) dari KM 47 sampai KM 66 arah Cikampek di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Jumat siang (3/4/2026).
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo mengatakan penghentian contraflow ini dilakukan seiring dengan kondisi lalu lintas yang berangsur normal pada periode libur Jumat Agung.
"Rekayasa lalu lintas contraflow sebelumnya diterapkan dari KM 47 sampai KM 66 arah Cikampek di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 09.18 WIB. Kemudian rekayasa lalu lintas contraflow dihentikan pada pukul 13.27 WIB setelah arus lalu lintas terpantau lancar," ujar Ria dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Jumat (3/4/2026) melansir Antara.
Menurut dia, normalisasi atau penghentian contraflow ini merupakan hasil dari pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif di lapangan.
"JTT bersama pihak kepolisian terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi lalu lintas," ucap Ria.
Seiring dengan volume kendaraan yang mulai terdistribusi dengan baik, lanjut dia, contraflow dihentikan dan lalu lintas kembali beroperasi normal untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan.
"Rekayasa lalu lintas contraflow diterapkan atas diskresi pihak kepolisian. JTT tetap mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan," terang Ria.
"Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik serta kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan," jelas Ria.




