PGE Pastikan PLTP Lahendong Beroperasi Stabil Usai Gempa Sulut

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) memastikan seluruh unit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong Unit 1-6 dalam kondisi aman dan beroperasi stabil usai gempa bumi di Sulawesi Utara

PGE Area Lahendong segera melakukan prosedur tanggap darurat pasca gempa bumi dengan magnitudo 7,3 Skala Richter (SR) pada Kamis (2/4) pukul 06.48 WITA. Gempa tersebut berpusat di wilayah Manado-Bitung, Sulawesi Utara.

General Manager PGE Area Lahendong Novi Purwono mengatakan, seluruh fasilitas operasional telah melalui pengecekan menyeluruh dan dipastikan berada dalam kondisi aman serta terkendali pasca kejadian gempa bumi tersebut.

“Dari sisi operasional, seluruh unit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong (Unit 1-6) tetap beroperasi secara stabil. Selain itu, dari aspek lingkungan, tidak terdapat indikasi gangguan maupun dampak signifikan akibat kejadian gempa. Seluruh sistem pengamanan lingkungan dan operasional tetap berjalan sesuai standar yang berlaku,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (3/4).

PGE juga memastikan aspek keselamatan pekerja dan sosial di Area Lahendong dalam kondisi aman. PGE juga terus melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat serta memonitor kondisimasyarakat di sekitar wilayah operasi. Perseroan tetap bekerja optimal dalam menjaga keandalan operasional pasokan uap dan listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“PGE Area Lahendong akan terus melakukan pemantauan secara intensif, memastikan keandalanoperasi, serta menjaga keselamatan seluruh pekerja, masyarakat, dan lingkungan sekitar. Kami jugaterus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan respons yang cepat dan tepat terhadapkondisi pasca gempa ini,” ujar Novi.

Listrik berbasis energi bersih dari panas bumi yang dihasilkan PGE Area Lahendong menjadi salah satu tulang punggung pasokan listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Saat ini, PLTP Lahendong mampu menghasilkan listrik sebesar 120 megawatt (MW), yang berkontribusi sekitar 30 persen terhadap kebutuhan listrik masyarakat di sekitar area tersebut. Hingga akhir Desember 2025, PLTP Lahendong telah menghasilkan sekitar 849 gigawatt-hour (GWh) listrik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang PSM Makassar vs Persis Solo: Duel Beraroma Reuni Pemain hingga Pelatih
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Uang Pensiun Bisa Tidak Cair jika Lalai Perbarui Data, Ini Cara Autentikasi Taspen
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Presiden Brasil Sebut AS Karang Cerita Bohong untuk Serang Iran
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pascabencana
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Data Kendaraan Terhubung Jadi Kunci Efisiensi di Tengah Kenaikan Biaya Energi
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.