Korsel dan Prancis Sepakat Pastikan Keamanan Jalur di Selat Hormuz

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Seoul, VIVA – Korea Selatan (Korsel) dan Prancis pada Jumat berjanji untuk bersama-sama memastikan jalur pelayaran yang aman melalui Selat Hormuz, setelah para pemimpin kedua negara menggelar pertemuan puncak di Seoul.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu di istana kepresidenan, seperti dilaporkan oleh Yonhap News Agency.

Baca Juga :
Iran Serang Kapal Induk AS Abraham Lincoln
Dubes Iran Apresiasi Kesediaan Indonesia Jadi Fasilitator Perdamaian

“Presiden Macron dan saya sepakat untuk berbagi pengalaman kebijakan dan strategi guna bersama-sama mengatasi krisis ekonomi dan energi yang dipicu oleh perang di Timur Tengah. Kami juga sepakat untuk bekerja sama mengurangi ketidakpastian dalam ekonomi global,” kata Lee dalam konferensi pers bersama setelah pertemuan tersebut.

“Kami menegaskan komitmen untuk memperkuat keamanan energi dengan memperluas kerja sama di sektor tenaga nuklir dan energi angin lepas pantai, serta bekerja sama untuk memastikan jalur transportasi maritim yang aman melalui Selat Hormuz,” tambahnya.

Macron tiba dalam kunjungan kenegaraan pertamanya ke Korea Selatan sejak menjabat pada 2017 dan disambut dengan upacara resmi di istana kepresidenan.

Korea Selatan dan Prancis juga sepakat untuk meningkatkan perdagangan dan investasi, dengan target nilai perdagangan bilateral mencapai 20 miliar dolar AS per tahun pada 2030, naik dari 15 miliar dolar AS tahun lalu.

Kedua pihak menandatangani berbagai perjanjian untuk memperluas kerja sama di sektor-sektor maju seperti kecerdasan buatan, semikonduktor, dan teknologi kuantum, serta membentuk komite sains dan teknologi tingkat menteri.

Kedua negara juga memperdalam kerja sama di bidang energi dan mineral kritis dan menandatangani kesepakatan terkait proyek nuklir dan energi angin lepas pantai.

Selain itu, Korea Selatan dan Prancis sepakat memperdalam kerja sama di sektor angkasa, pertahanan, dan kebudayaan, dengan membangun kerja sama berdasarkan nota kesepahaman antara lembaga warisan budaya kedua negara.

Lee juga menyatakan bahwa ia telah memberikan penjelasan kepada Macron mengenai upaya untuk melanjutkan dialog dengan Pyongyang, dan kedua pemimpin kembali menegaskan dukungan terhadap perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea. (Ant)

Baca Juga :
Trump Ancam Tingkatkan Serangan ke Iran, China Desak Perang Dihentikan
Teheran: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Kecuali Musuh Iran
Eks Wali Kota New York Sebut Raja Charles III Kemungkinan Seorang Muslim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Meureudu & Pemerintah Gotong Royong Kebut Pemulihan Pascabencana
• 2 jam laludetik.com
thumb
LAN Pastikan Pelatihan ASN Tetap Berjalan di Tengah Efisiensi Anggaran, Terbitkan SE Nomor 6 Tahun 2026
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kapan Batas Akhir Puasa Syawal 2026? Catat Waktunya!
• 3 jam laludetik.com
thumb
Sima Yi dan Seni Bertahan: Bagaimana Kesabaran dan Pengendalian Diri Memenangkan Kekaisaran
• 11 jam laluerabaru.net
thumb
Macron Minta Trump Serius Tangani Perang Iran: Jangan Banyak Omong
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.