jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menjamin pasokan LPG untuk masyarakat di wilayah Bekasi dan sekitarnya aman.
Penegasan tersebut menyusul terjadinya insiden di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita pada Rabu (1/4) malam.
BACA JUGA: Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar
Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi agar kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu.
Pertamina telah mengaktifkan skema suplai darurat untuk menggantikan peran SPBE yang terdampak.
BACA JUGA: Api di SPBE Indogas Padam, Pertamina Pastikan Pasokan LPG Bekasi Tetap Aman
"Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan bahwa pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman. Telah disiapkan skema Regular Alternative Emergency (RAE) dengan dukungan suplai dari SPBE terdekat," ujar Susanto dikutip dari keterangan pers, Jumat (3/4).
Guna menjaga stabilitas distribusi, Pertamina mengalihkan pengisian tabung gas ke tiga lokasi SPBE alternatif.
BACA JUGA: Aplikasi SPBE Prioritas Didorong Jadi Fondasi Digitalisasi Layanan ASN
Titik suplai tersebut meliputi SPBE PT Kenrope Sarana Pratama, SPBE PT Pacific Sumber Segara, dan SPBE PT Dharma Wira Sentosa, seluruhnya berada dalam radius kurang dari 8 kilometer dari lokasi kejadian.
Susanto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul atas insiden tersebut.
Pertamina mengapresiasi kerja sama lintas instansi yang membantu penanganan di lapanga pasca-kejadian.
Hal ini mencakup keselamatan masyarakat di sekitar lokasi, serta penanganan para pekerja SPBE dan korban terdampak.
Pihak manajemen Pertamina Patra Niaga juga telah menginstruksikan pengelola SPBE terkait untuk memberikan penanganan terbaik bagi seluruh korban.
Penanganan keluhan masyarakat di sekitar area operasional juga diminta dilakukan secara optimal dan cepat.
Pertamina meminta agar masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan gas melon maupun LPG non-subsidi di pasar.
"Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panic buying atas kejadian ini, karena telah disediakan titik suplai pengganti SPBE untuk tetap melayani masyarakat," imbuhnya. (mcr31/jpnn)
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah




