Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.

Christian Horner sendiri dipecat pada Juli lalu setelah 20 tahun menjadi kepala tim Red Bull.

Ia dipecat di tengah penurunan performa tim dan perebutan kekuasaan internal.

Christian Horner
Sumber :
  • Facebook Red Bull Racing

Belakangan, isu Christian Horner kembali ke paddock Formula 1 bereder cukup kencang.

Pria Inggris 52 tahun itu dikaitkan dengan Alpine setelah dikonfirmasi pada bulan Januari bahwa Horner termasuk di antara sekelompok investor yang tertarik untuk membeli 24 persen saham tim yang dimiliki Otro Capital.

Mercedes kemudian masuk ke dalam daftar peminat untuk membeli saham minoritas di Alpine, dan langkah itu dianggap sebagai upaya Wolff untuk menghentikan Horner kembali ke F1.

Saran tersebut telah dibantah oleh Wolff, yang memiliki histori rivalitas yang panjang dengan Horner selama masa jabatan mereka sebagai Team Principal di F1.

Wolff berpikir kembalinya Horner ke F1 akan sulit karena ia telah memecahkan banyak kaca.

"Dia telah memecahkan banyak kaca, dan hal-hal ini memiliki dampak di lingkungan mikro kita," kata Wolff.

"Ketertarikan kami pada saham itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan Christian, dan anggapan bahwa ada persaingan antara Christian dan saya mengenai siapa yang membeli saham Alpine adalah dibuat-buat," lanjutnya.

"Akan sangat menyedihkan jika itu menjadi pertimbangan untuk melakukan investasi semacam itu atau tidak. Kami melihatnya dari sudut pandang yang berbeda, dan kami belum sampai pada kesimpulan apa pun. Kami ingin tahu apakah itu masuk akal." tambah Toto Wolff.

Wolff dan Horner memiliki sejarah rivalitasnya sendiri, dengan puncaknya terjadi selama perebutan gelar juara dunia 2021 antara Max Verstappen dan Lewis Hamilton.

"Saya ragu-ragu tentang kembalinya Horner ke F1. Olahraga ini kekurangan tokoh-tokoh penting. Dan kepribadiannya jelas sangat kontroversial, dan itu bagus untuk olahraga ini," tambah Wolff.

"Saya mengatakan kepada Fred Vasseur bahwa olahraga ini membutuhkan 'yang baik, yang buruk, dan yang jelek.' Dan sekarang hanya tersisa yang baik dan yang jelek. Yang buruk sudah hilang," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Long Weekend Lagi! Catat Ada 5 Tanggal Merah pada April 2026
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Tol MBZ Dilintasi 1,5 Juta Kendaraan Selama Arus Mudik-Balik Lebaran
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DLHK Badung Siap Tindak Pelanggar Larangan Sampah Organik
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Situasi Lapangan Kerja di Tiongkok Memburuk, Lulusan Perguruan Tinggi Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Pemulangan 3 Personel TNI dari Lebanon, Negara Pastikan Aman dan Cepat
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.