jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid atau HNW mengecam keras undang-undang hukuman mati yang belum lama disetujui mayoritas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Israel (Knesset).
"Ini jelas bentuk pelanggaran HAM yang terus berkelanjutan," kata HNW melalui layanan pesan, Jumat (3/4).
BACA JUGA: Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel ke Tawanan Palestina, HNW: Ini Jelas Pelanggaran HAM
Diketahui, Knesset pada Senin (30/3) waktu setempat menyetujui undang-undang yang menerapkan hukuman mati terhadap tahanan Palestina.
HNW menganggap aturan yang disetujui 62 dari 100 anggota Knesset berpotensi diskriminatif terhadap rakyat Palestina.
BACA JUGA: Iran Kembali Serang Israel serta Fasilitas Militer AS di Bahrain, Kuwait & UEA
Menurutnya, eksekusi hukuman mati terhadap tahanan Palestina menjadi kejahatan yang melanggar prinsip hukum internasional dan HAM.
Terutama, kata HNW, ketika hal itu digeneralisasikan dengan tahanan Palestina yang melakukan perlawanan untuk memperoleh kemerdekaan atas penindasan dan penjajahan Israel.
BACA JUGA: Iran Tuding Israel Jadi Penyebab Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Dia menyerukan agar komunitas internasional yang peduli HAM dan demokrasi tidak diam terhadap perilaku pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh Israel.
"Sudah sepantasnya apabila komunitas internasional peduli HAM dan demokrasi untuk segera bergerak mengoreksi dan menghentikannya,” kata dia.
HNW mengapresiasi sikap Kantor HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah mengeluarkan pernyataan kecaman keras atas produk legislasi Knesset terhadap Palestina.
Dia mengatakan agar Kantor HAM PBB bukan hanya mengeluarkan pernyataan, tetapi segera berkoordinasi dengan seluruh pihak pegiat HAM internasional untuk menolak dan berupaya membatalkan produk legislatif tersebut.
“Kantor HAM PBB seharusnya bisa mengoordinasikan penolakan ini dengan sejumlah pihak, termasuk aktivis HAM di Israel, agar bisa membawa UU ini ke Mahkamah Agung Israel untuk membatalkan produk diskriminatif yang melanggar HAM dari Netanyahu dan kroninya ini,” ujarnya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Apa Motif Pembunuhan-Mutilasi Pegawai Ayam Geprek di Bekasi?
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan




