Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni mengatakan, salah seorang pelaku berinisial PBU (29) merupakan orang yang memiliki ide untuk menyiramkan air keras ke korban.

“Motif sakit hati dan dendam terhadap korban diantaranya pertama, sekitar tahun 2018 ketika tersangka PBU masih bekerja sebagai OJOL dan tinggal disebelah rumah korban, tersangka kesal dengan korban karena merasa direndahkan dengan pekerjaannya sebagai ojol,” kata Sumarni, kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).

Selain itu, pada sekitar tahun 2019, korban juga pernah menutup bak sampah yang terletak di depan rumah tersangka dengan menggunakan pot bunga sehingga tidak bisa digunakan.

“Terakhir sekitar tahun 2025 pada saat bertemu bersama sholat berjamaah di musala, korban menatap tersangka dengan tatapan mata yang sinis sehingga membuat tersangka tersinggung,” terangnya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku berinisial PBU (29), MSNM (28), dan SR (23) disangkakan dengan Pasal 469 ayat (1) KUHP dan Pasal 470 KUHP.

Sebelumnya, aksi brutal penyiraman air keras kembali terjadi dan terekam kamera pengawas CCTV.  

Peristiwa penyiraman air keras ini, menimpa seorang warga di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Video aksi penyiraman air keras warga Tambun Bekasi ini kini viral di media sosial. 

Salah satunya diposting akun Instagram @infobekasi. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua pria berboncengan sepeda motor melintas di lokasi. 

Tanpa diduga, salah satu pelaku menyiramkan cairan ke arah korban yang saat itu tengah berjalan kaki seorang diri.

Seketika, korban yang mengenakan baju cokelat tampak panik dan kesakitan.  

Ia terlihat berusaha mengusap bagian tubuhnya yang terkena cairan, bahkan sampai melepaskan pakaian yang dikenakannya. 

"Pulang shalat subuh, warga Tambun kelojotan disiram air keras. Alami luka bakar," demikian dikutip dari akun tersebut, Selasa (31/3/2026). 

Usut punya usut, peristiwa itu terjadi pada Senin, 30 Maret 2026 sekitar pukul 04.51 WIB di Perumahan Bumisani Permai, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.  


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Truk Trailer Tabrak 6 Mobil dan 1 Motor, 5 Tewas
• 10 jam lalurealita.co
thumb
Kartu Pokemon Termahal di Dunia Dijual Rp 279 Miliar, Kok Bisa?
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras, Andrie Yunus: Saya Akan Tetap Kuat
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Kajati Sumut Siap Evaluasi Kinerja Kejari Karo Usai Polemik Kasus Amsal Sitepu
• 10 jam laludisway.id
thumb
Link Live Streaming BRI Super League: Arema FC Vs Malut United
• 17 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.