JAKARTA, KOMPAS.com - Truk TNI menabrak sepeda motor hingga pembonceng tewas di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat sempat berhenti.
Namun setelah berhenti sesaat, truk TNI tersebut justru kembali tancap gas meninggalkan korban yang tewas di jalanan pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Saksi mata di lokasi kejadian, Firman, mengungkapkan bahwa truk yang diduga menabrak korban adalah truk TNI kedua yang berada dalam barisan iring-iringan.
Baca juga: Truk TNI Tabrak Motor di Kalideres Jakbar, Pembonceng Tewas
Namun, truk ketiga dan keempat yang melintas di belakangnya tetap melaju meski korban sudah terkapar di tengah jalan.
"Terakhir (truk) yang kelima akhirnya berhenti juga, karena yang kedua ini juga sudah berhenti. Kayaknya sudah tahu, ada motor ketabrak gitu. Tapi sudah, begitu saja, sempat berhenti sebentar lalu langsung jalan lagi tuh. Langsung cabut dua-duanya," ucap Firman saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian, Jumat sore.
Setelah kedua truk tersebut kembali jalan, para warga yang berada di sekitar lokasi pun langsung memeriksa kondisi korban.
Saat itu, diketahui korban mengalami luka parah di bagian kepala dan dilaporkan sudah tewas di lokasi.
"Sudah berdarah-darah, pas dicek sudah langsung enggak ada nafasnya, langsung ditutup pakai kardus badannya," kata Firman.
Baca juga: Andrie Yunus Disiram Air Keras Anggota TNI: Saya Tetap Kuat Hadapi Teror dari Orang Pengecut
Firman juga menyampaikan kesaksiannya bahwa iring-iringan truk tersebut melaju dengan kencang saat melintas di Jalan Utan Jati.
Kronologi Kejadian
Firman menyebut kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di dekat area Pasar Segar Kalideres.
Peristiwa bermula ketika lima truk TNI melaju kencang dari arah Kompleks Citra 6 menuju Jalan Raya Utan Jati.
Saat itu, korban yang berinisial AM (51) tengah dibonceng menggunakan sepeda motor bernomor polisi B 4833 BWM oleh pengemudi berinisial K (38).
"Awalnya itu saya lagi di depan situ, di pangkalan ojek, terus ada iring-iringan truk gitu, truk tentara. Ada lima lewat," kata Firman.
Iring-iringan terpantau berjalan lancar saat truk pertama melintas.