Andrie Yunus Buka Suara soal Kasus Penyiraman Air Keras

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

AKTIVIS yang juga Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan atau Kontras Andrie Yunus berterima kasih pada publik yang telah memberi dukungan dan mengawal kasus penyiraman air keras yang terjadi pada dirinya. 

"Halo kawan-kawan, terima kasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan kepada saya untuk menghadapi teror dari orang-orang yang pengecut, saya akan tetap kuat, akan tetap tegar, tentu dengan segala dukungan penuh dari kawan-kawan sekalian, a luta continua! panjang umur perjuangan!” demikian ditulis dalam akun Instagram @kontras_update, dikutip Jumat (3/4).

Andrie Yunus melampirkan rekaman suara dengan keterangan tertulis. Pernyataan itu pertama kalinya dikeluarkan setelah peristiwa penyiraman yang dialami Andrie Yunus, pertengan Maret 2026.

Baca juga : Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus Penyiraman AIr Keras Andrie Yunus  ke TNI

Dalam unggahan tersebut, disampaikan bahwa rekaman suara itu diambil pada 1 April 2026. Andrie Yunus masih dalam perawatan intensif di ruang HCU. 

"Baik pasien, keluarga, kuasa hukum maupun pihak RS melarang kunjungan dari siapapun. Pasien berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, serta perlindungan terhadap privasi dan ketenangan selama masa perawatan dan hal ini dijamin oleh Undang-Undang."

Sementara itu,  Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, mengungkapkan bahwa sejak 28 Maret 2026, pihaknya terus memonitor kondisi Andrie Yunus termasuk memastikan penanganan medis berjalan maksimal.

“Korban saat ini berada di ruang HCU dan telah menjalani operasi terpadu dengan fokus utama pada pemulihan mata kanan,” ujar Pigai, Kamis (2/4).

Pemerintah, ujar Pigai, menyiapkan skema pemulihan jangka panjang. Per 1 April 2026, Kementerian HAM telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan guna memastikan keberlanjutan terapi, termasuk optimalisasi fasilitas burn center. (H-4)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemkomdigi Pastikan Jaringan Telekomunikasi Sulut Pulih 100 Persen dalam 24 Jam Pascagempa M7,6
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Paskah 2026: Katedral Jakarta Usung Tema Kelestarian Lingkungan
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Tinjau Karhutla Bengkalis, Kapolda Riau Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pembakar Hutan
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Contraflow di Tol Japek Dihentikan
• 9 jam laludetik.com
thumb
Melintas Saat Hujan Deras, Pengendara Motor di Cianjur Tewas Tertimpa Pohon
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.