Gejala Alzheimer di Usia Muda, Ini 5 Tanda yang Perlu Diwaspadai

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

PENYAKIT Alzheimer umumnya dikenal menyerang lansia, namun sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gejala awal dapat muncul lebih dini, bahkan sejak usia 40 tahunan. Kondisi ini dikenal sebagai early-onset Alzheimer dan meskipun lebih jarang, tetap perlu diwaspadai.

Menurut Alzheimer's Association, sekitar 5 hingga 10 persen kasus Alzheimer termasuk dalam kategori onset dini. Gejala awal sering kali sulit dikenali karena menyerupai gangguan ringan yang dianggap normal akibat stres atau kelelahan.

Berikut lima gejala Alzheimer yang dapat mulai muncul di usia 40 tahunan:

Baca juga : Jangkau Masyarakat di Pelosok Jateng, Gubernur Dapat Dukungan Kelompok Bisnis Taiwan

* Penurunan daya ingat jangka pendek
  Seseorang mulai sering lupa informasi yang baru saja diterima, seperti janji, percakapan, atau lokasi barang yang baru diletakkan.

* Kesulitan merencanakan atau memecahkan masalah
  Penderita mungkin mengalami kesulitan dalam menyusun rencana, mengelola keuangan, atau mengikuti instruksi yang sebelumnya mudah dilakukan.

* Gangguan dalam aktivitas sehari-hari
  Tugas rutin seperti memasak, berkendara ke tempat yang familiar, atau menggunakan perangkat tertentu menjadi lebih sulit dari biasanya.

Baca juga : Waspada! Stres Berkepanjangan Bisa Bikin Tulang Rapuh

* Disorientasi waktu dan tempat
  Individu dapat merasa bingung terhadap tanggal, musim, atau bahkan lokasi mereka berada, meskipun berada di tempat yang sudah dikenal.

* Perubahan suasana hati dan kepribadian
  Gejala ini mencakup mudah cemas, bingung, curiga, hingga menarik diri dari lingkungan sosial.

Menurut National Institute on Aging, perubahan-perubahan tersebut terjadi akibat kerusakan sel saraf di otak yang memengaruhi fungsi kognitif secara bertahap. Proses ini bisa berlangsung bertahun-tahun sebelum akhirnya terdiagnosis secara klinis.

Faktor risiko Alzheimer usia dini dapat meliputi faktor genetik, gaya hidup tidak sehat, serta kondisi kesehatan seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas. Meski belum ada obat yang dapat menyembuhkan Alzheimer, deteksi dini dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit melalui terapi dan perubahan gaya hidup.

Para ahli menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika gejala-gejala tersebut mulai dirasakan secara konsisten dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan dini menjadi kunci untuk penanganan yang lebih optimal.

Dengan meningkatnya kesadaran terhadap gejala awal Alzheimer, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan menjaga kesehatan otak sejak usia produktif. (Alzheimer's Association, National Institute on Aging/P-3)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Tingkatkan Serangan ke Iran, Bidik Jembatan hingga Pembangkit Listrik
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Seskab Teddy Temui Gibran 1,5 Jam di Istana Wapres, Ini yang Dibahas
• 7 jam laludetik.com
thumb
Fakta-fakta Gempa M 7,6 Bitung Sulut Picu Tsunami
• 18 jam laludetik.com
thumb
KPK Sita Ratusan Juta Rupiah saat Penggeledahan, Kubu Ono Surono: Uang Arisan Emak-Emak!
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Aku Tak Menyangka Festival Balon Udara Wonosobo Bisa Sepi
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.