Laporan Hotline 110 Ungkap Oplosan LPG di Bogor

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR, – Berkat laporan masyarakat melalui layanan hotline 110, polisi di Kabupaten Bogor berhasil mengungkap praktik ilegal pengoplosan LPG bersubsidi di dua lokasi, yakni Kecamatan Sukaraja dan Kecamatan Cileungsi. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari aduan warga yang ditindaklanjuti secara cepat oleh Polres Bogor.

Penggerebekan pertama dilakukan di Kampung Sukaraja Kaum, Desa Sukaraja, pada Selasa (31/3) malam, di mana polisi mengamankan 145 tabung gas berbagai ukuran serta sejumlah peralatan seperti empat alat suntik gas dan satu timbangan. Pelaku berinisial H berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Penggerebekan kedua terjadi di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, pada Kamis (2/4). Petugas menggerebek tujuh titik sekaligus dan menangkap pasangan suami istri berinisial S dan H. Dari lokasi ini, polisi menyita 648 tabung gas dan beberapa peralatan lain.

Secara keseluruhan, dari dua lokasi tersebut, polisi menyita total 793 tabung gas, 76 alat suntik, empat timbangan, dan satu unit mobil pikap. Kapolres menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam mengungkap tindak pidana, terutama terkait penyalahgunaan subsidi energi.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Mereka terancam hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
China Gagal Uji Perdana Roket Tianlong-3 yang Digadang Jadi Pesaing Falcon 9
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Mundur dari Polri, Vicky Aristo Jual Kopi
• 20 jam lalurealita.co
thumb
Putin Bilang Siap Bantu Timur Tengah di Tengah Serangan AS-Israel
• 19 jam laludetik.com
thumb
Polisi Tangkap Driver Taksi Online yang Cabuli Penumpangnya, Begini Modusnya
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Program MBG Dinilai Perlu Terapkan Sistem Rantai Dingin sebagai Standar Teknis
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.