Banjir Rendam 30 Rumah di Donggala Sulteng, Warga Diminta Waspada Susulan

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Palu, VIVA - Sebanyak 30 rumah di Desa Labean, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, pada Jumat, 3 April 2026, tercatat terendam banjir. Hal itu diungkap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah.

"Debit air Sungai Mapaga meningkat drastis, hingga meluap dan merendam permukiman warga di Dusun 7 Desa Labean," tutur Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Sulteng, Asbudianto, Sabtu, 4 April 2026.

Baca Juga :
Banjir Redam Demak, 583 Warga Mengungsi dan Satu Orang Dilaporkan Hilang
Dirut Terra Drone Didakwa Lalai Buat 22 Orang Tewas

Katanya,  hujan deras telah mengguyur wilayah itu sejak siang hari. Puncaknya, air mulai masuk ke rumah warga pada pukul 15.00 WITA. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam kejadian ini.

Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah langsung melakukan penanganan awal dengan turun ke lokasi untuk melakukan assessment. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Pusdalops BPBD Kabupaten Donggala guna memastikan langkah penanganan berjalan efektif.

“Kami telah menurunkan tim untuk melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Donggala guna langkah penanganan lanjutan,” ujar dia.

Untuk penanganan ke depan, terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang perlu segera direalisasikan, antara lain pembangunan bronjong di sepanjang aliran sungai guna menahan erosi dan mencegah luapan air, serta pembuatan drainase yang memadai untuk memperlancar aliran air saat hujan deras.

Aparat Desa Labean juga turut terlibat dalam proses penanganan awal dengan membantu pendataan warga terdampak serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman pascabanjir. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan mulai berangsur membaik. Hujan telah berhenti dan debit air perlahan surut dari permukiman warga. Meski demikian, tim gabungan tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir kembali. (Ant)

Baca Juga :
Dua Pelaku Tawuran Maut di Maluku Tenggara Dicokok! Korban Tewas Dibacok Parang
Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Perbukitan Pati, Diduga Sudah 2 Bulan Tewas
Heboh! Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Polisi, Ini Kaitannya dengan Kasus DSI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Punya Basis Populasi Muslim 244,7 Juta Jiwa, OJK Terus Perluas Akses Keuangan Syariah
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Penyaluran MBG 5 Hari: Efisiensi dan Penghematan Anggaran Negara
• 18 jam lalunarasi.tv
thumb
Sebanyak 1.256 SPPG Disuspend, Ahli Dorong Sistem Cold Chain untuk MBG
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Sinergi Logistik Haji–Umrah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Penguatan Neraca Jasa
• 33 menit laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.