Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto mengunjungi Gereja Paroki Bunda Hati Kudus Yesus, Rumengkor, Kabupaten Minahasa, setelah gereja tersebut ikut terdampak gempa magnitudo 7,6 pada Kamis 2 April 2026.
Kunjungan kepala BNPB tersebut untuk memastikan kondisi bangunan gereja yang hari ini digunakan untuk perayaan ibadah Jumat Agung.
Advertisement
"Penanganan kerusakan akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa," ujar Suharyanto di Rumengkor, melansir Antara, Sabtu (4/4/2026).
Saat melakukan kunjungan ke gereja Katolik tersebut, Suharyanto memberikan bantuan uang tunai Rp10 juta dan paket makanan bagi anak dan lansia gereja tersebut.
Sementara itu, Pastor Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Rumengkor, Pst Emmanuel Ohoiwutun menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari pemerintah pusat dan berharap bantuan ini segera diwujudnyatakan.
Sebelumnya, pada Kamis 2 April 2026 pukul 05.48.14 WIB wilayah Barat Daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara (Malut) diguncang gempa tektonik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M7,6, sementara episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,25° LU ; 126,27° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 129 kilometer arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara pada kedalaman 33 kilometer.
Di Kota Manado, gempa tektonik tersebut menyebabkan satu korban meninggal, dan beberapa cedera. Gempa juga menyebabkan sayap kiri gedung KONI Sario Manado ambruk serta plafon Gereja Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Rumengkor-Minahasa jatuh.




