Trump Plinplan soal Perang Iran

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait Iran terus berubah-ubah. Trump beberapa kali melontarkan ucapan yang berbeda-beda mengenai perang antara AS-Israel dengan Iran.

detikcom merangkum beberapa ucapan Trump yang berubah-ubah. Salah satunya terkait penutupan Selat Hormuz ini, Trump beberapa kali membuat pernyataan.

Trump awalnya meminta bantuan negara NATO. Namun pernyataan ini berubah-ubah lagi. Sebagaimana diketahui, AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari lalu. Akibatnya, Iran melakukan pengetatan jalur di Selat Hormuz.

Berikut pernyataan-pernyataan Trump yang dirangkum detikcom, Jumat (3/4/2026):

Minta Bantuan NATO

Saat Hormuz ditutup Trump mengatakan banyak negara terdampak. Dia berharap bantuan dari negara NATO untuk ikut membuka jalur ini.

"Banyak negara, terutama negara-negara yang terdampak oleh upaya Iran untuk menutup Selat Hormuz, akan mengirimkan kapal perang, bersama dengan Amerika Serikat, untuk menjaga agar selat tersebut tetap terbuka dan aman," kata Trump pada 14 Maret lalu.

"Mudah-mudahan Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara-negara lain yang terdampak oleh pembatasan buatan ini akan mengirimkan kapal ke daerah tersebut sehingga Selat Hormuz tidak lagi menjadi ancaman bagi negara yang telah benar-benar lumpuh," ujarnya.

Baca juga: Ancaman Terbaru Trump soal 'Zaman Batu' Dibalas Iran

Tak Butuh Bantuan

Namun, banyak negara menolak permintaan Trump. Trump kemudian mengaku tidak membutuhkan bantuan dari yang lain.

"Kita tidak butuh bantuan. Perang itu sudah berlangsung lama menurut saya, hampir sejak hari pertama," ujarnya pada 16 Maret.

Sindir NATO

Trump kemudian menyindir NATO. Trump menyebut NATO hanya macan kertas.

"Tanpa AS, NATO HANYA MACAN KERTAS!" tulis Trump pada 20 Maret.

Masih pada hari yang sama, Trump menyindir NATO lagi. Dia bahwa menyebut NATO pengecut.

"Sekarang pertempuran itu telah dimenangkan secara militer, dengan bahaya yang sangat kecil bagi mereka, mereka mengeluh tentang harga minyak yang tinggi yang terpaksa mereka bayar, tetapi tidak ingin membantu membuka Selat Hormuz, manuver militer sederhana yang merupakan satu-satunya alasan tingginya harga minyak. Sangat mudah bagi mereka untuk melakukannya, dengan risiko yang sangat kecil," tulisnya.

"Para pengecut, dan kita akan mengingatnya!"

Bilang Tak Akan Dukung Sekutu

Trump kembali marah dengan sikap negara sekutu. Dia mengaku tidak akan membantu mereka lagi.

"Mereka seharusnya melompat untuk membantu kita, karena selama bertahun-tahun kita telah membantu mereka agar tidak terhindar dari perang," ungkapnya pada 26 Maret.

Baca juga: Trump Umumkan Serangan ke Iran Lagi, Jembatan Tertinggi di Timteng Hancur

Salahkan Negara Lain, Siap Akhiri Perang

Pada 31 Maret, Trump lagi-lagi menyindir negara lain. Dia meminta negara lain untuk membuka Selat Hormuz sendiri.

"Semua negara yang tidak bisa mendapatkan bahan bakar jet karena Selat Hormuz... Saya punya saran untuk Anda: Nomor 1, belilah dari AS, kami punya banyak, dan Nomor 2, kumpulkan keberanian yang tertunda, pergilah ke Selat itu, dan ambillah saja..." tuturnya.

Di hari yang sama, Trump mengatakan akan mengakhiri perang. Dia memperkirakan dua minggu lagi perang berakhir. Bahkan tanpa kesepakatan.

"Kita sedang menyelesaikan pekerjaan ini, dan saya pikir mungkin dalam dua minggu, mungkin beberapa hari lebih lama, untuk menyelesaikan pekerjaan ini," ujar Trump.

Ingin Serang Iran Lagi

Seakan lupa dengan pernyataan dia sebelumnya, keesokan harinya Trump kembali mengatakan akan menyerang Iran. Trump ingin membuat Iran kembali ke zaman batu.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam pidatonya di Gedung Putih pada Rabu (1/4) malam. Trump menyebut akan membawa Iran ke zaman batu.

"Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras selama dua hingga tiga minggu ke depan," kata Trump dilansir CNN, Kamis (2/4/2026).

"Kita akan membawa mereka kembali ke zaman batu, tempat mereka seharusnya berada," katanya.

Baca juga: Trump Ancam Iran Lagi, Incar Infrastruktur Ini untuk Dihancurkan



(kny/zap)
Selanjutnya
Halaman
1 2
donald trump as amerika serikat iran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Semua Mata Menyorot Amerika, Gonjang-ganjing di Balik Piala Dunia 2026
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Cerita Aaron Puasa-Menangis Perankan Yesus dalam Jalan Salib Kreatif Katedral
• 23 jam laludetik.com
thumb
Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba Besok, Disemayamkan di Halim
• 13 jam laludisway.id
thumb
Alasan Kenapa Karakter Fiksi Sering Bikin Kamu Jatuh Cinta Menurut Ilmu Psikologi
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Tegas, Iran Tolak Tawaran Gencatan Senjata dari Amerika, Intensitas Serangan Justru Meningkat pada 48 Jam Terakhir
• 10 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.