Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia era John Herdman kembali menuai pujian usai tampil impresif saat menghadapi Bulgaria dalam ajang FIFA Series 2026. Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengakui skuad Garuda mampu memberi tekanan dan membuat tim peringkat 86 dunia itu kesulitan sepanjang pertandingan.
Pertemuan Indonesia kontra Bulgaria menjadi salah satu laga yang menyita perhatian dalam rangkaian FIFA Series 2026 pada akhir Maret. Duel tersebut berlangsung dalam tempo tinggi karena kedua tim sama-sama memanfaatkannya untuk menguji kesiapan jelang agenda internasional berikutnya.
Saat pertandingan berlangsung pada Senin (30/3), Timnas Indonesia tampil berani sejak menit awal. Permainan cepat yang dipadukan dengan umpan-umpan pendek membuat Bulgaria tidak leluasa mengembangkan permainan.
Meski datang dengan status tim unggulan dan memiliki posisi lebih baik di ranking FIFA, Bulgaria tidak bisa dengan mudah menguasai jalannya laga. Timnas Indonesia justru beberapa kali mampu keluar dari tekanan dan melancarkan serangan yang mengancam pertahanan lawan.
Penampilan solid Indonesia itu mendapat sorotan langsung dari Dimitrov. Ia melihat ada perkembangan nyata dalam permainan skuad Garuda sejak ditangani John Herdman.
Menurut Dimitrov, Herdman mampu memberikan sentuhan yang cepat terhadap gaya bermain Timnas Indonesia. Ia menilai racikan taktik pelatih asal Kanada itu mulai terlihat jelas, terutama dalam proses membangun serangan.
"Pelatih Anda telah menerapkan gaya bermain yang sangat baik dengan cepat, terutama dalam membangun serangan," kata Aleksandar Dimitrov, Senin (30/3).
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Tak hanya itu, Dimitrov juga menyebut organisasi permainan Indonesia kini tampak lebih tertata. Pergerakan antar lini dinilai lebih padu, terutama saat tim melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.
Pengakuan itu menjadi sinyal bahwa penampilan Indonesia tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Bahkan, Bulgaria yang kini menempati peringkat 86 dunia pun diakui sempat dibuat kerepotan oleh tekanan yang dilancarkan skuad Garuda.
"Kami sempat mengalami kesulitan di sana," ujar Dimitrov yang pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia pada era Ivan Kolev.




