JAKARTA, DISWAY.ID– Kelalaian sesaat di perlintasan kereta api kembali memakan korban jiwa. Seorang wanita muda berinisial ATM (22) meninggal dunia setelah tertemper rangkaian kereta api di kawasan Cikoko Timur Raya, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026) sore.
Insiden memilukan ini terjadi saat korban diduga tengah melintasi rel untuk mencari makan.
Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut murni merupakan kecelakaan akibat kurangnya kewaspadaan saat berada di area terlarang.
BACA JUGA:Cristiano Ronaldo Buru Gol ke-1000, Brace CR7 Bantu Al-Nassr Cukur Al-Najma
Korban diduga tidak menyadari kedatangan rangkaian kereta yang melaju kencang dari arah Bogor.
"Korban bersama rekannya hendak menyeberang untuk mencari makan. Karena kurang berhati-hati, korban tersambar kereta api yang datang dari arah Bogor," ujar Mansur saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (4/4/2026)
Guncangan hebat akibat insiden tersebut seketika mengundang perhatian warga di sekitar lokasi kejadian.
Warga sempat berupaya memberikan pertolongan, namun luka serius yang dialami membuat nyawa ATM tidak dapat diselamatkan di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian bersama tim medis segera mengevakuasi jenazah korban ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani prosedur penanganan lebih lanjut.
BACA JUGA:Penyiraman Air Keras di Bekasi: Aksi Terencana Sejak 2025, 3 Pelaku Ditangkap
Mansur menambahkan, pihak keluarga telah menjemput jenazah korban pada Jumat malam untuk segera dimakamkan.
Alarm Keselamatan Perlintasan Sebidang
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat mengenai risiko tinggi beraktivitas di sekitar jalur kereta api.
Area rel merupakan zona terlarang yang menuntut konsentrasi penuh dan kepatuhan terhadap rambu keselamatan.
Pihak kepolisian kembali mengimbau warga agar menggunakan jembatan penyeberangan orang (JPO) atau perlintasan resmi yang telah disediakan demi menghindari kecelakaan serupa.
- 1
- 2
- »





