Manulife Wealth & Asset Management Resmi Akuisisi Schroders Indonesia

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Manulife Wealth & Asset Management mengumumkan penyelesaian transaksi untuk mengakuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia, melalui PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

Chief Executive Officer (CEO) Manulife Wealth and Asset Management Asia, Fabio Fontainha memastikan, selesainya transaksi ini menandai dimulainya proses integrasi terstruktur antara MAMI dan Schroders Indonesia.

Baca Juga :
AI, Semikonduktor, hingga Energi Hijau: Mesin Baru Ekonomi Asia Pasifik
Soal Akuisisi PNM di Bawah Kemenkeu, Ini Bocoran dari Purbaya

"Selama periode integrasi, Manulife Wealth & Asset Management akan beroperasi di Indonesia melalui MAMI dan Scrhoders Indonesia secara paralel, dengan mempertahankan struktur masing-masing sambil mengimplementasikan proses penggabungan secara bertahap," kata Fabio dalam keterangannya, Jumat, 3 April 2026.

MAMI resmi mengakuisisi Schroders Indonesia.
Photo :
  • Dok. MAMI

Nasabah, mitra, dan karyawan akan menerima pemberitahuan secara berkala terkait branding, perubahan produk, serta penyempurnaan operasional untuk memastikan kejelasan dan kesinambungan sepanjang proses transisi.

Fabio menambahkan, penyelesaian akuisisi ini mencerminkan komitmen jangka panjang pihaknya di Indonesia, dan akan semakin memperkuat posisi MAMI sebagai manajer investasi terbesar di Indonesia.

"Dengan menggabungkan kapabilitas dua manajer investasi terkemuka, kami membangun platform yang lebih kuat dan siap menghadapi masa depan dengan skala yang lebih besar, kapasitas inovasi yang lebih tinggi, dan wawasan global untuk memperluas rangkaian solusi dan layanan investasi kami, dengan tetap memberikan nilai tambah bagi nasabah kami," ujar Fabio.

"Langkah ini memperkokoh fondasi pertumbuhan kami dan memposisikan kami untuk menghadapi dinamika pasar dengan lebih jelas serta tetap fokus memberikan nilai jangka panjang," ujarnya.

Senada, CEO & President Director PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Afifa mengatakan, capaian ini merupakan momen penting bagi kedua organisasi. Ketika MAMI memasuki usia ke-30, akuisisi ini bukan sekadar transaksi, tetapi membuka babak baru dalam perjalanan kami untuk memberikan dampak yang lebih luas.

"Menggabungkan talenta dan keahlian MAMI dan Schroders Indonesia meningkatkan kemampuan kami dalam menghadirkan solusi investasi berkualitas tinggi dan memperkuat kepemimpinan kami di industri manajer investasi Indonesia yang terus bertumbuh," ujarnya.

CEO & President Director Schroders Indonesia, Michael T. Tjoajadi menambahkan, selama lebih dari tiga dekade, timnya telah berdedikasi membangun citra terpercaya dan berfokus pada nasabah.

Baca Juga :
Ekspansi Nikel Global Rambah BEI, Perusahaan Hong Kong Siap Akuisisi Emiten Lokal
Nagita Slavina Bakal Jadi Pengendali Satu Visi Putra, Saham Terbang Hampir 10 Persen
Tak Sekadar Alat Komunikasi, Efisiensi Lark Dorong Kerja Lebih Cerdas dan Produktif di Era Digital

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[Full] Jokowi Buka Suara soal Tudingan Ijazah dan Isu Ambil Alih PDIP
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Buru Pilot Jet Tempur AS yang Jatuh, Janjikan Hadiah Jika Warga Berhasil Tangkap
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketua PBNU Minta Sejoli Viral Tidur Kelonan di Musala Kebumen Dibina
• 8 jam laludetik.com
thumb
Tato Salib di Tubuh Pria Ini Mendadak Hilang, Ternyata Idap Kondisi Medis Langka
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Kanwil Ditjenpas Kalsel Cetak Sawah Rakyat Empat Hektare, Wujudkan Pembinaan Pertanian
• 3 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.