Volume Penjualan Tembus 37,93 Juta Ton, SIG (SMGR) Kantongi Pendapatan Rp35,24 Triliun

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

SIG berhasil mencatatkan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton, atau meningkat 14,3 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Volume Penjualan Tembus 37,93 Juta Ton, SIG (SMGR) Kantongi Pendapatan Rp35,24 Triliun (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), atau SIG, baru saja merilis hasil kinerjanya di sepanjang 2025 lalu, dengan realisasi volume penjualan mencapai 37,93 juta tonhingga akhir tahun.

Dari hasil kinerja tersebut, SIG berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp35,24 triliun, dengan beban pokok pendapatan sebesar Rp28,17 triliun, dan posisi EBITDA sebesar Rp4,49 triliun.

Baca Juga:
Gandeng Taiheiyo, SIG (SMGR) Ekspansi ke Bisnis Soil Stabilization

Sementara, dari capaian pendapatan yang didapat, SIG berhasil menyisihkan laba sebelum pajak sebesar Rp602 miliar, dengan nilai laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp191 miliar.

"Dengan tantangan industri bahan bangunan yang mengalami perlambatan pada 2025, kami behasil meraih sejumlah catatan positif, yang tentu tidak lepas dari komitmen Perseroan dalam menjalankan transformasi bisnis sejak Juli 2025 lalu Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, dalam keterangan resminya, Jumat (3/4/2026).

Baca Juga:
Dongkrak Indeks Kehati, SIG (SMGR) Sisihkan 11,3 Persen Lahan Tambang untuk Kawasan Konservasi

Langkah transformasi tersebut, menurut Vita, berfokus pada tiga strategi utama, yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio.

Hingga akhir 2025, strategi transformasi tersebut telah menunjukkan hasil positif, di mana pada triwulan tiga dan empat di 2025 lalu, kinerja penjualan domestik menunjukkan perbaikan yang berkontribusi terhadap total penjualan sepanjang 2025.

Baca Juga:
Gibran Tinjau Proyek Dermaga SIG (SMGR) Senilai Rp1,4 Triliun

Selain melakukan transformasi dalam pengelolaan pasar domestik, SIG juga terus memaksimalkan potensi pasar regional untuk menjaga kinerja perusahaan tetap positif di tengah kondisi pasar semen dalam negeri yang masih menantang.

Pada 2025, SIG berhasil mencatatkan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton, atau meningkat 14,3 persen secara tahunan (year on year/YoY), dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,96 juta ton.

"Sedangkan dari sisi biaya, efisiensi secara ketat dan peningkatan operational excellence secara berkelanjutan juga telah membantu kami dalam menekan beban pokok pendapatan 0,3 persen dan beban usaha (di luar beban operasi lainnya) yang turun 1,1 persen (YoY)," ujar Vita.

Di lain pihak, berkat penerapan tata kelola keuangan yang baik, biaya keuangan bersih juga tercatat lebih rendah 32,7 persen (YoY), sehingga memperkuat kinerja keuangan secara keseluruhan.

Langkah disiplin menjalankan transformasi bisnis sejak Juli 2025, disebut Vita sebagai kunci penting bagi SIG untuk lebih berdaya saing dan adaptif terhadap dinamika industri menantang.

Melalui sejumlah inisiatif strategis, SIG mampu mempertahankan profitabilitas yang membuktikan ketahanan Perusahaan dalam menghadapi kondisi pasar semen domestik yang masih melambat.

"Kami optimistis bisa terus menjaga momentum pertumbuhan melalui sejumlah inisiatif strategis dan inovasi," ujar Vita.

Salah satu langkah strategis tersebut, dikatakan Vita, yaitu proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur yang merupakan bagian dari kerja sama strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation.

SIG menargetkan untuk mulai ekspor pada pertengahan 2026 dari fasilitas di Tuban, Jawa Timur dengan kapasitas 500 ribu hingga satu juta ton semen per tahun. Selain ekspor, kerja sama strategis dengan Taiheiyo juga dilakukan untuk mengembangkan lini bisnis soil stabilization (stabilisasi tanah).

Kolaborasi dua perusahaan dalam naungan grup yang sama ini bertujuan untuk menjawab tantangan di industri konstruksi sekaligus menciptakan pasar baru guna membuka peluang pertumbuhan. Selain profitabilitas yang solid pada kinerja bisnis, SIG juga membuktikan komitmennya pada aspek keberlanjutan.

"Capaian ini diperoleh dari konsistensi Perusahaan untuk terus meningkatkan pemanfaatan bahan bakar alternatif dari biomassa, refuse-derived fuel (RDF) dan limbah industri," ujar Vita.

(taufan sukma)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Prajurit TNI Terluka Imbas Ledakan di Fasilitas PBB Lebanon
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Foto: Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Satgas UNIFIL ke Kampung Halaman
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Diduga Sudah Lapuk, Atap Gedung Manasik Haji di Jember Ambruk
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Bisakah Hamil di Luar Angkasa? Studi Ini Ungkap Temuan Menariknya!
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Hari Raya Paskah, Menag Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa
• 4 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.