Dallas, VIVA – Bintang muda Dallas Mavericks, Cooper Flagg, baru saja mengukir tinta emas dalam sejarah NBA. Dalam laga melawan Orlando Magic di American Airlines Center pada Sabtu WIB, rookie sensasional ini resmi menjadi remaja pertama sekaligus pemain termuda dalam sejarah liga yang mampu mencetak 51 poin dalam satu pertandingan.
Meski demikian, performa heroik Flagg belum mampu memutus tren negatif timnya. Mavericks harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor akhir 127-138.
Dominasi Kuarter Keempat dan Rekor Bersejarah
Flagg tampil menggila, terutama di kuarter keempat dengan menyumbangkan 24 poin dalam upayanya membawa Mavericks bangkit dari ketertinggalan. Secara keseluruhan, pemain berusia 19 tahun ini mencatatkan statistik yang sangat efisien:
- Tembakan Masuk: 19 dari 30 (63,3%)
- Tembakan Tiga Angka: 6 dari 9 (66,7%)
- Lemparan Bebas: 7 dari 7 (100%)
Momen bersejarah terjadi setelah Flagg sempat ditarik keluar oleh asisten pelatih Frank Vogel—yang mengambil alih kepemimpinan setelah Jason Kidd diusir wasit. Namun, Flagg kembali masuk ke lapangan dan mengunci angka ke-50 melalui kombinasi tembakan tiga angka dan free throw.
Drama Pengusiran dan Rekor Buruk Mavericks
Pertandingan berjalan panas, terutama di awal kuarter keempat. Ketegangan memuncak saat pelatih kepala Jason Kidd dan pemain Naji Marshall diusir keluar lapangan (ejected) akibat protes keras terhadap keputusan wasit. Flagg sendiri tak luput dari drama tersebut dan sempat dijatuhi pelanggaran teknis (technical foul).
Kekalahan ini memperdalam luka bagi publik Dallas. Mavericks kini mencatatkan 14 kekalahan beruntun di kandang, yang menjadi salah satu rekor terburuk sepanjang sejarah klub saat bermain di American Airlines Center. Selain absennya P.J. Washington Jr. karena sakit, Brandon Williams menjadi satu-satunya rekan setim yang memberikan bantuan signifikan dengan torehan 23 poin.
Soliditas Orlando Magic
Di sisi lain, Orlando Magic tampil sangat kolektif untuk meredam ledakan poin Flagg. Wendell Carter Jr. memimpin perolehan angka Magic dengan 28 poin, disusul Desmond Bane dengan 27 poin. Kemenangan ini juga didukung kontribusi merata dari:
Jalen Suggs & Tristan da Silva: Masing-masing 19 poin.
Franz Wagner: 18 poin.





