Pantau - Pelatih tim panjat tebing disiplin speed Indonesia Galar Pandu Asmoro menyebut kondisi timnya semakin solid setelah melewati dinamika internal akibat kasus oknum pelatih yang sempat mencuat.
Suasana Latihan Lebih KondusifGalar mengatakan perubahan signifikan terlihat dari suasana latihan yang kini lebih positif dan hubungan antar atlet yang semakin erat.
"Mereka berlatih dengan lebih ceria, satu sama lain juga ada komunikasi, saling peduli, sudah sangat berbeda ketika sebelum saya masuk untuk melatih," ungkapnya.
Ia menilai keterbukaan komunikasi antara atlet dan pelatih menjadi kunci utama dalam membangun kekompakan tim.
Selain itu, kehadiran asisten pelatih putri juga membantu menjembatani komunikasi, khususnya bagi atlet perempuan.
Evaluasi dan Perbaikan SistemGalar menjelaskan tim pelatih tetap mempertahankan standar operasional prosedur yang sudah baik, sembari melakukan evaluasi pada aspek yang perlu ditingkatkan.
"Terus terkait atlet yang ingin izin dan lain-lainnya, sekarang kami komunikasikan bersama. Jadi keputusan tidak diambil hanya oleh satu orang atau saya sendiri saja," ujarnya.
Ia menambahkan setiap keputusan kini diambil melalui pertimbangan bersama demi kepentingan tim.
Sebelumnya, tim panjat tebing Indonesia sempat menghadapi kasus dugaan kekerasan dan pelecehan yang melibatkan mantan pelatih, yang kini masih dalam proses hukum.
Dengan kondisi yang lebih kondusif, pelatih optimistis performa atlet akan meningkat dalam menghadapi berbagai ajang internasional mendatang.




