Bisnis.com, JAKARTA — Panitia Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) telah mengumumkan hasil seleksi pada Selasa, 31 Maret 2026, dengan ratusan ribu peserta dinyatakan lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), jumlah pendaftar SNBP 2026 mencapai 806.242 siswa. Perinciannya, terdiri atas 509.858 siswa SMA, 190.498 siswa SMK, 104.786 siswa MA, serta 1.100 peserta dari kategori lainnya.
Dari total tersebut, sebanyak 178.981 peserta dinyatakan lulus, dengan 155.543 diterima di PTN akademik dan 23.438 di PTN vokasi.
Bagi peserta yang lolos, terdapat sejumlah tahapan penting yang perlu dilakukan sebelum resmi memulai perkuliahan.
Peserta yang dinyatakan lulus akan diterima di PTN tujuan dengan syarat utama lolos verifikasi data akademik, seperti rapor, dokumen prestasi asli, serta menunjukkan ijazah atau surat keterangan lulus (SKL).
Khusus penerima KIP Kuliah, proses verifikasi juga mencakup pengecekan kondisi ekonomi melalui dokumen maupun survei langsung ke tempat tinggal.
Baca Juga
- UB Terima 3.900 Siswa dari Jalur SNBP pada 2026
- Cek NISN Sekarang! Langkah Penting untuk Daftar SNBP dan SNBT 2026
- ITS Resmi Terima 1.716 Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNBP 2026
Peserta perlu rutin mengecek situs dan media sosial resmi kampus untuk mengetahui jadwal, ketentuan daftar ulang, serta biaya uang kuliah tunggal (UKT) yang harus disiapkan.
2. Menyiapkan dokumen verifikasiSeluruh berkas yang dibutuhkan harus dipastikan lengkap dan siap diperiksa oleh pihak kampus.
3. Melakukan registrasi ulangPendaftaran ulang wajib dilakukan sesuai prosedur masing-masing PTN sebelum batas waktu yang ditentukan.
4. Mencari narahubung prodi atau fakultasPeserta disarankan mencari kontak prodi atau fakultas guna bergabung dalam grup komunikasi angkatan, yang biasanya digunakan untuk koordinasi awal, termasuk kegiatan orientasi.
Sementara itu, bagi peserta yang belum lolos SNBP tak perlu berkecil hati, karena masih tersedia jalur lain untuk masuk PTN, yakni melalui ujian tulis berbasis komputer seleksi nasional berdasarkan tes (UTBK-SNBT) serta seleksi mandiri di berbagai perguruan tinggi.




