Penulis: Arief Masbuchin
TVRINews, Malang
Polres Malang melakukan pengamanan intensif terhadap rangkaian ibadah Paskah 2026 yang berlangsung sejak Kamis Putih hingga Sabtu Vigili Paskah. Ratusan kegiatan ibadah digelar serentak di berbagai gereja di wilayah Kabupaten Malang dengan jumlah jemaat yang cukup tinggi.
Berdasarkan data, pada Kamis, 2 April 2026, terdapat 48 kegiatan ibadah. Jumlah tersebut meningkat pada Jumat, 3 April 2026, menjadi 135 kegiatan yang meliputi ibadah Jumat Agung, perjamuan kudus, hingga jalan salib. Sementara itu, pada Sabtu Vigili Paskah, 4 April 2026, tercatat sebanyak 40 kegiatan ibadah yang turut diamankan petugas.
Untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar, Polres Malang menerjunkan lebih dari 400 personel yang disebar di berbagai titik lokasi ibadah. Pengamanan juga diperkuat oleh personel dari Polsek jajaran yang melakukan patroli serta pemantauan langsung di wilayah masing-masing.
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memberikan rasa aman bagi jemaat yang menjalankan ibadah.
“Kami menurunkan lebih dari 400 personel untuk melakukan pengamanan di seluruh lokasi ibadah Kamis Putih dan Jumat Agung. Personel juga melakukan patroli secara mobile untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Bambang, Sabtu, 4 April 2026.
Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada lokasi gereja, tetapi juga mencakup pengaturan lalu lintas di sekitar area ibadah guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
“Selain penjagaan di gereja, kami juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, sehingga kegiatan ibadah dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” jelasnya.
Menurut Bambang, tingginya partisipasi masyarakat dalam ibadah Paskah tahun ini menjadi perhatian khusus bagi kepolisian untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar.
“Dengan jumlah kegiatan yang cukup banyak dan tersebar luas, kami memastikan seluruh personel siaga dan berkoordinasi dengan pengurus gereja maupun pihak terkait lainnya,” pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews





