IRAN, KOMPAS.TV - Korps Garda Revolusi Iran melancarkan gelombang serangan besar ke-92 dengan target berbagai aset militer Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.
Dalam serangan ini, Islamic Revolutionary Guard Corps mengklaim telah menghancurkan lokasi berkumpulnya kapal pendarat amfibi milik Amerika Serikat di Pelabuhan Al-Shuwaikh, Kuwait, menggunakan rudal balistik.
Iran juga mengklaim telah menembak jatuh pesawat tempur F-35 kedua dari skuadron Lakenheath di atas wilayah udara Iran tengah dalam kurun waktu 12 jam terakhir.
Korps Garda Revolusi Iran juga merilis rekaman jatuhnya sebuah jet tempur yang diduga milik Amerika Serikat di dekat Pulau Qeshm.
Jet tersebut disebut jatuh setelah dicegat oleh sistem pertahanan udara Iran.
Tanggal dan lokasi pasti rekaman tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Namun, IRGC menyebut pesawat dihantam di selatan Pulau Qeshm oleh sistem pertahanan udara Angkatan Laut Iran.
Di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat atau United States Central Command membantah klaim tersebut dan menyatakan tidak ada pesawat mereka yang jatuh.
Dan inilah visual jet tempur F-15E Strike Eagle milik Amerika Serikat, jenis yang sama yang disebut ditembak jatuh di wilayah udara Iran.
Kami mengutip dari sumber berita Reuters, seorang pejabat Amerika Serikat mengonfirmasi kejadian tersebut.
Sementara itu, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari, menyatakan jet tempur milik Amerika Serikat ditembak jatuh di wilayah udara Iran tengah oleh sistem pertahanan kedirgantaraan canggih yang baru dikembangkan dan dioperasikan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
#iran #israel #as
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- iran
- israel
- as
- timur tengah
- perang
- rudal iran





