jpnn.com, BANDUNG - Seorang pengemudi Suzuki Carry atas nama Diding Nuryaman (45 tahun) meninggal dunia akibat pohon tumbang yang menimpa kendaraannya di Jalan Bojong Raya, Caringin, Kota Bandung pada Jumat (3/4).
Insiden mengerikan itu terjadi saat hujan deras yang disertai angin menerjang wilayah Bandung pada Jumat siang hingga sore hari.
BACA JUGA: Cuaca Esktrem, Pohon Tumbang-Reklame Roboh Mengancam Warga Bandung
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan duka cita atas meninggalnya korban yang merupakan warga Kabupaten Bandung.
"Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi duka cita bersama. Kami sangat prihatin atas kejadian yang tidak kami harapkan ini," kata Farhan di Bandung, Sabtu (4/3).
BACA JUGA: BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem di Jawa Barat
Farhan mengatakan, kondisi cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras dan angin kencang harus menjadi perhatian bersama.
Dia pun mengimbau seluruh warga Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
BACA JUGA: Sama Seperti ASN, Pegawai Swasta di Jabar Diminta WFH Sesuai Anjuran Pemerintah Â
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang. Hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar maupun reklame yang berpotensi roboh,” tegasnya.
Lebih lanjut, Farhan memastikan, seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah bergerak cepat dalam melakukan penanganan di lapangan, baik dalam proses evakuasi, pembersihan material pohon tumbang, maupun pemulihan akses jalan yang terdampak.
"Kami pastikan seluruh respons penyelamatan dan perbaikan berjalan dengan baik dan cepat. Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, BPBD, DPKP, serta instansi terkait lainnya telah diterjunkan untuk menangani dampak kejadian ini," ungkapnya.
Dia mengatakan, evaluasi dan langkah antisipatif akan terus diperkuat, termasuk pemantauan kondisi pohon-pohon rawan tumbang di sejumlah titik di Kota Bandung guna mencegah kejadian serupa terulang.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak akan dampak cuaca ekstrem yang semakin tidak menentu, sekaligus perlunya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana di wilayah perkotaan.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 33 titik pohon tumbang, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring pendataan di lapangan.
Selain menyebabkan korban jiwa, sejumlah pohon tumbang juga sempat mengganggu arus lalu lintas, salah satunya di kawasan Pasteur yang sempat tersendat hingga Simpang Cihampelas.(mcr27/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina




