BEKASI, DISWAY.ID-- Seorang pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE), Doni Saputra menceritakan kronologi kejadian kebakaran.
Menurutnya, kebakaran diduga adanya kebocoran dari salah satu mobil gas SPBE saat melakukan pengisan pada Rabu, 1 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.
Kebocoran tersebut memunculkan kepulan asap yang menyelimuti seisi jalan sekitar.
BACA JUGA:DPRD Bekasi Soroti Izin SPBE Cimuning yang Kebakaran
"Itu kayaknya kejadian jam 9 malam, diduga (gas itu) keluar dari bocrnya mobil tagli (pegisian gas)," kata Doni di lokasi pada Sabtu, 4 April 2026.
Beruntung, saat kepulan asap, tidak ada warga ataupun pekerja yang berada di pabrik itu.
Pasalnya, para pekerja memang sudah meninggalkan pabrik sekira pukul 17.30 WIB dan hanya meninggalkan sejumlah penjaga keamanan di tempat tersebut.
"Jam operasional sudah ga ada, karyawan sudah pulang semua. Tinggal sekuriti saja di dalam," ungkap Doni.
Doni mengaku baru pertama kalinya mengalami insiden seperti ini sejak dirinya bekerja sebagai operator di SPBE yakni selama sembilan tahun.
BACA JUGA:Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15E dan A-10 AS, Kerugian Trump Tembus Rp4 Triliun
"Baru pertama kali kejadian kaya guni. Ga nyangka sama sekali," pungkas Doni.
Ia pun berharap agar setiap SPBE di Kota Bekasi untuk mengambil pelajaran dari kejadian yang sudah terjadi.
Mengingat, sebagian besar pegawai merupakan warga sekitar yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas di SPBE tersebut.





