Jangan Pupus Harapan, Ini Jalur Masuk PTN & Syaratnya Jika Tidak Lolos SNBP

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Gagal di seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNBP) bukan akhir perjalanan menuju bangku kuliah. Calon mahasiswa masih bisa memanfaatkan berbagai jalur lain untuk meraih kursi di perguruan tinggi impian.

Misalnya, jalur seleksi tertulis sampai jalur mandiri yang diselenggarakan setiap kampus dengan mempertimbangkan kebutuhan kuota dari masing-masing fakultas.

Selain itu, calon mahasiswa juga wajib memenuhi syarat-syarat dari setiap jalur alternatif agar dapat mengikuti seleksi, serta mengasah ilmu pengetahuan sehingga mempermudah saat menjalankan tes.

Berikut sejumlah jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN) jika gagal SNBP: 1. Jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT)

Jalur ini mewajibkan calon mahasiswa mengerjakan berbagai soal dengan jenis materi pengetahuan umum sampai pengetahuan kuantitatif. Setiap program studi memiliki skor tertentu yang harus digapai calon mahasiswa agar lulus kriteria.

Dilansir laman resmi SNPMB, calon mahasiswa harus membayar Rp200.000 sebagai salah satu syarat melaksanakan tes SNBPT. Adapun, syarat-syarat lainnya:

1. Peserta harus memiliki Akun SNPMB Siswa. Registrasi Akun SNPMB Siswa dapat dilakukan di Portal SNPMB.

Baca Juga

  • Lolos SNBP 2026, Ini Tahapan Wajib Sebelum Masuk Kuliah
  • UB Terima 3.900 Siswa dari Jalur SNBP pada 2026
  • Cek NISN Sekarang! Langkah Penting untuk Daftar SNBP dan SNBT 2026

2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

3. Siswa SMA/SMK/MA atau yang sederajat pada kelas terakhir tahun 2026, atau Peserta didik Paket C tahun 2026 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026).

4. Siswa yang belum mempunyai ijazah harus membawa surat keterangan siswa kelas 12 sekurang-kurangnya disertai dengan:

- identitas, meliputi nama, kelas, NISN dan NPSN;

- pas foto terbaru (berwarna);

- tanda tangan Kepala Sekolah/Madrasah; dan

- stempel/cap sekolah di atas foto siswa.

5. Siswa lulusan SMA/SMK/MA atau yang sederajat tahun 2024 dan 2025 atau Lulusan 6. Paket C tahun 2024 dan 2025 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026)

7. Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.

8. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan/atau Olahraga wajib mengunggah portofolio.

9. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.

10. Bagi peserta berkebutuhan khusus tunanetra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra.

2. Jalur Tes Mandiri

Jalu tes mandiri merupakan seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang disediakan oleh pihak kampus mulai dari kuota hingga biaya seleksi. Jalur ini umumnya dibuka oleh pihak kampus setelah SNBPT. Meski biasanya terdapat persyaratan khusus, ada sejumlah persyaratan umum yang harus diketahui di antaranya:

1. Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat

2. Memiliki identitas resmi

3. KTP/Kartu Pelajar/NISN

Mengisi formulir pendaftaran online/offline 

4. Membayar uang tes 

3. Jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN)

Jalur ini adalah jalur seleksi nasional berbasis tes untuk masuk ke kampus-kampus Islam negeri di Indonesia, seperti UIN (Universitas Islam Negeri), IAIN (Institut Agama Islam Negeri), STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri). 

Dari segi persyaratan, jalur ini tidak jauh berbeda dengan syarat di atas yang meliputi siswa MA/MAK/SMA/SMK/SPM/PDF/PKPPS/sederajat; memiliki surat keterangan lulus; NISN sampai email dan nomor yang dapat dihubungi; wajib membayar Rp200.000.

4. Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Barat (SMMPTN-Barat)

Jalur SMMPTN-Barat adalah jalur seleksi mandiri bersama yang diselenggarakan oleh sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di wilayah Indonesia bagian barat. Para peserta harus lebih dulu mendaftarkan diri di https://smmptnbarat.id/informasi dengan membayar Rp375.000

Pendaftaran dimulai pada tanggal 4 Mei 2026, pukul 16:00 WIB s/d 11 Juni 2026, pukul 16:00 WIB. Adapun, persyaratan sebagai berikut:

1. Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C, harus memiliki ijazah.

Peserta tidak diterima melalui jalur SNBP dan SNBT atau peserta diterima melalui jalur SNBT namun belum melakukan daftar ulang.

2. Khusus bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C yang lulus tahun 2026, telah memiliki Surat Keterangan Lulus yang memuat sekurang-kurangnya informasi jati diri, pas foto yang bersangkutan, serta dibubuhi cap yang sah

3. Peserta dalam kondisi sehat sehingga tidak mengganggu proses UTBK.

4. Memiliki ijazah yang dikeluarkan dalam 3 tahun terakhir (2023, 2024, dan 2025) kecuali untuk beberapa PTN berikut:

- UNJA, UTU, UNSAM dan UMRAH dapat menggunakan ijazah 5 tahun terakhir (2022, 2023, 2024, 2025, dan 2026);

- ISBI Aceh menerima ijazah 10 tahun terakhir, yaitu mulai ijazah dari tahun 2017 sampai dengan 2026 dan Paket C maksimal umur 35 tahun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon Selatan
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Nenek 89 Tahun di Beijing Memanjat dari Lantai 27 ke Lantai 21 Lewat Jendela, Rekamannya Mengejutkan
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
5 Berita Terpopuler: UU HKPD Berlaku, Isu PPPK & P3K PW Menunjukkan Tren Positif, tetapi Negara Jangan Setengah Hati
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Alasan Pelatih Persis Tak Mainkan Abu Kamara Lawan PSM
• 10 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Brimob Polda Metro Kirim Atlet Terbaik di Ajang Indoor Skydiving Prancis
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.