Bisnis.com, PADANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa teknologi yang berpusat di wilayah Timur Laut, Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, pada Sabtu (4/4) pukul 18.21.12 WIB.
Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,4 dengan kedalaman 40 km.
Dia menyatakan bila memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.
"Dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (4/4/2026).
Dia menjelaskan gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman dengan skala intensitas III-IV MMI.
Daerah Kabupaten Solok dan Kota Solok dengan skala intensitas II-III MMI, dimana getaran dirasakan nyata dalam rumah.
Baca Juga
- 41 Bangunan di Bitung Rusak Akibat Gempa, Pemerintah Segera Kerahkan Bantuan
- Operasional PLTP Lahendong Tetap Normal usai Gempa Magnitudo 7,3 di Sulawesi Utara
- Komdigi: Jaringan Telekomunikasi Sulut Pulih 100% Kurang dari 24 Jam Pascagempa
Kemudian terasa getaran seakan akan truk berlalu, daerah Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Solok Selatan dengan skala intensitas II MMI.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami" tutupnya.





