JAKARTA, DISWAY.ID-- Fenomena pasien Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri seperti Penang dan Singapura masih menjadi sorotan.
General Manager Marketing HO Siloam, Stella Darmadi, mengatakan setiap tahun sekitar dua juta masyarakat Indonesia melakukan perjalanan medis, terutama untuk mendapatkan second opinion.
BACA JUGA:Coach Justin Kritik KNVB Soal Paspoortgate, Tak Ada Klub Liga Belanda Mampu Bayar Rp12 M Pertahun
Stella menambahkan, keputusan tersebut umumnya dipengaruhi oleh persepsi bahwa layanan kesehatan di luar negeri lebih lengkap.
Namun, ia menegaskan bahwa berobat ke luar negeri juga memiliki berbagai tantangan, mulai dari biaya yang tinggi, jarak yang jauh, hingga keterbatasan dukungan keluarga selama proses perawatan.
Setiap tahun, sekitar dua juta masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri, terutama untuk mendapatkan second opinion, yang umumnya didorong oleh persepsi bahwa layanan di luar negeri lebih lengkap.
BACA JUGA:Olivia Rodrigo Comeback Rilis Album Ketiga 'You Seem Pretty Sad For A Girl So in Love' 12 Juni 2026
“Namun, perjalanan medis ke luar negeri juga memiliki berbagai pertimbangan, mulai dari biaya, jarak, hingga keterbatasan dukungan keluarga selama proses perawatan,” ujar Stella, di Jakarta, Jumat, 3 April 2026.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Siloam menghadirkan kampanye Check Before You Fly.
Kampanye ini mengajak masyarakat mempertimbangkan pemeriksaan dan konsultasi di dalam negeri terlebih dahulu sebelum memutuskan berobat ke luar negeri.
“Melalui kampanye Check Before You Fly, kami ingin menekankan bahwa dengan dukungan ribuan dokter serta teknologi medis berstandar internasional di Siloam, pasien dapat memperoleh kualitas evaluasi dan perawatan yang setara di Indonesia, dengan kenyamanan lebih, tanpa harus bepergian jauh, dan tetap dekat dengan keluarga sebagai support system utama,” katanya.
BACA JUGA:Kebakaran SPBE di Bekasi, Camat Soal Dokumen Warga: Dukcapil Akan Datang ke Posko
Terkait isu pasien yang kembali ke Indonesia dalam kondisi lebih kompleks setelah berobat ke luar negeri, Stella menjelaskan bahwa penanganan kasus lanjutan merupakan bagian dari kesinambungan layanan medis.
Dalam praktik klinis, rumah sakit di Indonesia menangani kasus lanjutan adalah bagian dari kesinambungan perawatan pasien, terutama pada kondisi yang kompleks.
“Namun, setiap perjalanan medis pasien bersifat unik, sehingga penting untuk melihatnya dalam konteks kebutuhan klinis masing-masing pasien,” jelasnya.
- 1
- 2
- »





