20 Menit yang Berubah Jadi Me Time: Tren Baru di Mal yang Lagi Naik Daun

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Bekasi, VIVA – Gaya hidup ramah lingkungan kini mulai terasa semakin dekat dengan keseharian masyarakat urban. Jika dulu kendaraan listrik masih dianggap sebagai tren masa depan, kini perlahan sudah menjadi bagian dari rutinitas—termasuk soal mengisi daya sambil menjalani aktivitas harian.

Di Summarecon Mall Bekasi (SMB), pengalaman itu mulai terasa berbeda. Bukan lagi sekadar tempat parkir dan colok charger, tapi juga ruang tunggu yang nyaman, bahkan bisa jadi bagian dari agenda hangout. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Baca Juga :
Tren Livestream Mobile di 2026, Seberapa Efektif buat Belanja Omnichannel?
Kenapa Banyak Orang Kini Lebih Suka Belanja di Outlet Mal? Ini Alasannya

Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan tempat pengisian daya yang praktis juga ikut berkembang. Menariknya, kini aktivitas charging tak lagi harus terasa “menunggu”.

Di kawasan parkir The Downtown Walk, pengunjung bisa mengisi daya kendaraan listrik sambil tetap menikmati waktu—mulai dari ngopi, makan, hingga sekadar bersantai di area mall.

Pengisian daya pun tergolong cepat. Dalam kondisi tertentu, baterai kendaraan bisa terisi dari 20 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit—cukup untuk satu sesi makan atau coffee break.

Mall Bukan Sekadar Tempat Belanja, Tapi Ruang Hidup

Fenomena ini menunjukkan perubahan fungsi pusat perbelanjaan yang semakin dinamis. Mall kini bukan hanya destinasi belanja, tapi juga menjadi bagian dari ekosistem gaya hidup modern—termasuk mendukung mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Center Director Summarecon Mall Bekasi, Ugi Cahyono, melihat perubahan ini sebagai kebutuhan yang semakin nyata di kalangan pengunjung.

“Dengan profil pengunjung yang semakin adaptif terhadap gaya hidup berkelanjutan, kehadiran fasilitas ini diharapkan bisa memberikan kenyamanan, di mana orang bisa beraktivitas sekaligus mengisi daya kendaraan tanpa harus berpindah tempat,” ujar Ugi Cahyono dalam keterangannya, dikutip Sabtu 4 April 2026. 

Menuju Kota yang Lebih Tenang dan Bersih

Lebih dari sekadar tren, pergeseran ke kendaraan listrik juga membawa dampak pada kualitas hidup di kota. Suara mesin yang lebih senyap, emisi yang lebih rendah, hingga pengalaman berkendara yang lebih halus mulai dirasakan pengguna.

Di sisi lain, dukungan infrastruktur seperti ini ikut mendorong masyarakat untuk lebih percaya diri beralih ke kendaraan listrik.

Baca Juga :
Bantah Perlebar Defisit & Terbitkan Perppu, Airlangga Tegaskan Pemerintah Bakal Pacu Efisiensi
Tak Sekadar Diskon, Ini yang Dicari Konsumen saat Belanja Ramadhan
Dongkrak Belanja K/L di Februari, Purbaya Coba Ratakan Dampak Ekonomi di Sepanjang Tahun Anggaran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sejarawan Ungkap Bukti Baru Peran Prancis dan India dalam Peristiwa Geger Sepehi 1812
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ramalan Keuangan Shio 5 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Trump Kena Batunya Setelah Ancam Kembalikan Iran ke Zaman Batu
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wakil Ketua MPR Kecam UU Hukuman Mati Israel yang Berpotensi Diskriminatif bagi Tawanan Palestina
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
5 Arti Mimpi Telur Paskah, Pertanda Awal Baru hingga Keberuntungan
• 7 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.