Bhayangkara Presisi rebut kemenangan kedua usai kandaskan Garuda Jaya

antaranews.com
1 hari lalu
Cover Berita
Surabaya (ANTARA) - Juara bertahan tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi merebut kemenangan kedua setelah mengandaskan perlawanan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-18, 25-15, 25-17) pada laga final four Proliga 2026 putaran pertama di Jawapos Arena, Surabaya, Sabtu.

Hasil ini tidak jauh berbeda dari pertandingan pertama saat Nizar Julfikar dan kawan-kawan mengalahkan Surabaya Samator juga dengan skor 3-0.

Kekuatan servis dari Bardia Saadat, Martin Petrov Atanasov dan Agil Angga menjadi senjata serangan Bhayangkara Presisi untuk mengoyak pertahanan lawan.

Bahkan pada set kedua, jump serves keras dari Atanasov beberapa kali menghasilkan ace dan membawa timnya unggul 8-0 atas Garuda Jaya.

Permainan Garuda Jaya pun tidak bisa berkembang dan hanya bisa bertahan dari gempuran lawannya hingga tertinggal jauh 6-16. Garuda Jaya menyerah 15-25.

Baca juga: Bhayangkara kalahkan Samator pada laga pembuka final four Proliga 2026

Pada set ketiga, Garuda Jaya sempat mengimbangi permainan Bhayangkara Presisi. Kedua tim berbagi angka 10-10, hingga kemudian Bhayangkara lebih menekan dan mulai meninggalkan lawannya 16-13.

Bhayangkara terus bermain menekan lewat variasi serangan yang dikreasi tosser Nizar Julfikar dan menutup laga dengan skor 25-17.

"Sebenarnya kami sudah mengantisipasi servis lawan, tapi kekuatan servis dua pemain asing Bhayangkara memang di luar dugaan kami. Itu yang membuat kami kesulitan mengembangkan permainan," kata Pelatih Jakarta Garuda Jaya Nur Widayanto usai pertandingan.

Ia mengakui penerimaan bola servis anak asuhnya masih harus dibenahi, terutama saat menghadapi lawan yang memiliki servis loncat mematikan.

Baca juga: LavAni awali final four Proliga dengan bungkam Garuda Jaya

Sementara itu, Pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi Reidel Alfonso Toiran menyatakan cukup puas dengan penampilan anak asuhnya, termasuk dua pemain asing yang baru didatangkan menjelang final four.

"Ada peningkatan dibanding laga sebelumnya, tetapi belum maksimal betul. Kami akan terus benahi kelemahan dan perkuat kerja sama tim," kata Toiran.

Kapten tim Jakarta Bhayangkara Presisi Nizar Julfikar mengaku masih terus beradaptasi dengan pola permainan kedua pemain asing asal Iran dan Rusia itu.

"Agak gampang-gampang susah juga menyesuaikan bola-bola yang diinginkan pemain asing. Tapi, so far so good," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Plastik Naik, Apindo Minta Penguatan Pasokan dan Stabilisasi Harga
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
6 Aktor Langganan Main Drama Korea Rating Tinggi, Siapa Saja?
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Bhayangkara Taklukkan 10 Pemain Persija Lewat Gol Injury Time, Sidebe Jadi Penentu
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Besok! Aneka Elektronik Diskon Gede-Gedean di Transmart Full Day Sale
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Evaluasi Total Misi Perdamaian PBB
• 18 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.