AMERIKA Serikat (AS) dan Israel terus melancarkan serangan terhadap Iran, termasuk fasilitas nuklir Iran Bushehr yang menewaskan satu orang.
Menurut media pemerintah Iran pada Sabtu (4/4), itu serangan keempat terhadap Bushehr yang terletak di selatan Iran di pesisir Teluk dalam kurun waktu sekitar dua pekan.
“Menyusul serangan kriminal AS-Zionis, Sabtu pagi ini, sekitar pukul 08.30, sebuah proyektil menghantam area dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr di barat daya,” kata Kantor Berita Republik Islam Iran (IRNA), menambahkan bahwa seorang petugas keamanan tewas dalam serangan tersebut, namun fasilitas nuklir tersebut tidak mengalami kerusakan.
Baca juga : AS Tuntut Iran Bongkar Fasilitas Nuklir dan Serahkan 10 Ton Uranium
Menyusul serangan tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi memperingatkan bahwa serangan berulang tersebut dapat menyebabkan hujan radioaktif, sambil menyoroti bahwa Barat cukup kritis terhadap aksi militer Rusia di dekat PLTN Zaporizhzhia di Ukraina.
“Israel dan AS telah membom pembangkit listrik Bushehr kami sebanyak empat kali. Hujan radioaktif akan memusnahkan kehidupan di ibu kota negara-negara GCC, bukan di Teheran. Serangan terhadap fasilitas petrokimia kami juga memiliki tujuan yang nyata,” kata Araghchi.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) saat ini sedang memantau situasi. Direktur jenderal IAEA Rafael Mariano Grossi, mengatakan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir tidak boleh diserang, sambil menambahkan bahwa bangunan-bangunan di lokasi tambahan mungkin berisi peralatan keselamatan yang sangat penting.
Baca juga : Iran, Tiongkok, Rusia Bertemu Bahas Nuklir
Ia juga menekankan betapa pentingnya mematuhi tujuh pilar untuk memastikan keselamatan dan keamanan nuklir selama konflik.
IAEA juga mencatat bahwa tidak ada peningkatan radiasi setelah serangan tersebut.
“Iran juga memberi tahu IAEA bahwa salah satu anggota staf perlindungan fisik di lokasi tersebut tewas akibat pecahan proyektil dan bahwa sebuah bangunan di lokasi tersebut terkena gelombang kejut dan pecahan,” katanya. (H-4)





