jpnn.com - Presiden RI Prabowo Subianto hadir dalam acara Penghormatan Terakhir kepada Tiga Prajurit TNI Kontingen Garuda UNIFIL yang gugur di Lebanon.
Prosesi penghormatan digelar TNI di Ruang VIP Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Sabtu malam (4/4).
BACA JUGA: Presiden Prabowo Subianto Bakal Sambut Kedatangan Jenazah 3 Prajurit dari Lebanon Â
Presiden hadir di lokasi dengan didampingi Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Presiden keenam RI yang juga purnawirawan TNI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga tampak hadir di lokasi dengan mengenakan baret biru.
BACA JUGA: Ini Pemicu Bentrokan Antarwarga di Halmahera Tengah, 1 Orang Tewas
Prabowo setibanya di lokasi tampak bergegas menemui keluarga korban dan mendoakan jenazah ketiga prajurit yang diletakkan di dalam peti.
Mulanya, Prabowo tampak berbincang dengan masing-masing istri dan keluarga para prajurit yang gugur dalam insiden serangan di Lebanon.
BACA JUGA: KPK Jawab Tudingan Intimidasi Istri Ono Surono saat Penggeledahan terkait Korupsi
Kepala negara bahkan terekam mencium seorang anak dari prajurit yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.
Setelah menyapa istri dan keluarga korban, Kepala Negara terlihat hormat di depan peti jenazah tiga prajurit sebelum mereka dikirim ke kampung halaman masing-masing.
Diketahui, personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Praka Farizal Rhomadon, gugur akibat serangan artileri Israel di Lebanon, Minggu (29/3).
Belakangan, Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengonfirmasi gugurnya dua personel TNI lainnya pada Senin (30/3) ini, yakni Kapten Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Jenazah tiga prajurit yang gugur kemudian dikirim pada Jumat (3/4) kemarin dan tiba di Bandara Soetta pada Sabtu ini.
Dari Soetta, jenazah tiga prajurit kemudian dikirim ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan secara militer. (ast/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan




