Kedubes AS di Riyadh Dilaporkan Rusak Berat akibat Serangan pada Maret, IRGC Tuduh Israel Pelakunya

kompas.tv
22 jam lalu
Cover Berita
Arsip. Mobil polisi ditugaskan menutup jalan ke arah gedung Konsulat Amerika Serikat (AS) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), usai serangan drone Iran, Rabu (4/3/2026) dini hari waktu setempat. (Sumber: Fatima Shbair/Associated Press)

RIYADH, KOMPAS.TV - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Riyadh, Arab Saudi, dilaporkan mengalami kerusakan berat karena serangan drone pada 3 Maret 2026 lalu. Pejabat-pejabat AS menyatakan kerusakan pada gedung kedutaan lebih berat daripada laporan awal Arab Saudi.

Menurut laporan Wall Street Journal, Jumat (3/4/2026), sejumlah pejabat AS menyatakan serangan tersebut menimbulkan kerusakan parah di tiga lantai. Kantor Badan Intelijen AS (CIA) turut mengalami kerusakan signifikan.

Awalnya, pemerintah Arab Saudi menyatakan serangan drone sebatas menimbulkan kebakaran kecil yang segera dipadamkan. Namun, pejabat AS menyatakan kebakaran mencapai beberapa jam dan menimbulkan kerusakan parah di sejumlah bagian gedung.

Pada 3 Maret 2026, Kedubes AS di Riyadh dilaporkan diserang dua drone. Drone pertama dilaporkan menembus sistem pertahanan udara dan menghantam gedung kedutaan.

Beberapa saat setelah serangan pertama, satu drone lain menghantam gedung di area yang sama dan menimbulkan ledakan.

Baca Juga: Dokter Sebut Israel Ingin Jadikan Lebanon Selatan Tak Layak Huni, Sistem Kesehatan Terancam Lumpuh

Sejumlah drone lain dilaporkan kembali menyerang area kedutaan pada malam harinya. Namun, drone-drone susulan tersebut berhasil disergap sistem pertahanan udara Arab Saudi.

Mantan pejabat CIA bidang kontraterorisme, Bernard Hudson, menyatakan informasi awal mengenai kerusaan Kedubes AS terkesan ditutupi. Hudson pun menyebut serangan itu dapat menimbulkan banyak korban jika dilakukan pada jam kerja.

"Mereka (Iran) mampu membuat senjata sendiri, menembakkannya dari ratusan mil dan mengenai gedung kedutaan musuh mereka. Artinya, mereka bisa menembak tempat apa pun di kota tersebut," kata Bernard Hudson dikutip Anadolu, Sabtu (4/4/2026).

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan pihaknya atau militer Iran tidak bertanggung jawab atas serangan drone ke Kedubes AS di Arab Saudi.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kedubes as di riyadh
  • kedubes as diserang
  • perang iran
  • irgc
  • kedubes as rusak parah
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Katto Bokko, tradisi panen khas Maros yang dijaga turun-temurun
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Babak Baru Perkara Amsal Sitepu, Kejagung Panggil Kajari Karo Dkk
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Prediksi Bhayangkara FC vs Persija Jakarta, Head to Head dan Susunan Pemain
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Ditahan Sejak Ramadan 2026, Richard Lee Pilih Fokus Persiapan Sidang
• 19 jam lalueranasional.com
thumb
Pengemudi Diduga Microsleep, Fortuner Kecelakaan hingga Terbalik di Cibubur
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.