Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memuji Gereja Katolik Kalvari, Paroki Lubang Buaya, sebagai etalase miniatur toleransi dan pusat ketahanan pangan yang inspiratif. Hal tersebut disampaikan Menko AHY usai menghadiri Misa Perayaan Malam Paskah di Jakarta Timur, Sabtu 4 April 2026.
Menko AHY menilai keberadaan gereja yang terletak di perbatasan Jakarta Timur dan Bekasi ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol keharmonisan antarumat beragama yang nyata di tengah masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Gereja Katolik Kalvari ini. Ini adalah sebuah etalase, sebuah miniatur toleransi dan harmoni dalam keberagaman karena hidup rukun bersama dengan umat-umat agama lain. Bukan hanya rukun, tetapi juga selalu menghadirkan kemaslahatan dan keberkahan untuk masyarakat luas," ujar Menko AHY saat sesi doorstop dengan awak media.
Selain aspek toleransi, AHY secara khusus menyoroti inovasi gereja dalam sektor lingkungan dan pangan. Gereja Kalvari diketahui meraih predikat terbaik sebagai kawasan gereja paling ramah lingkungan di Keuskupan Agung Jakarta dengan mengembangkan peternakan dan sistem ketahanan pangan di lahan terbatas.
"Tadi ada peternakan dan lain-lain yang kita anggap ini semua penting, karena di lahan yang sempit pun tetap bisa produktif. Ini sangat sejalan dengan upaya kita dalam mendorong kemandirian masyarakat," tambahnya.
Menko AHY juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung infrastruktur sosial, termasuk fasilitas ibadah dan program kemanusiaan seperti bedah rumah bagi warga kurang mampu yang selama ini dijalankan oleh pihak paroki.
Menanggapi kunjungan tersebut, Pastor Kepala Paroki Gereja Kalvari, Romo Johan Ferdinand Wijshijer (Romo Fe), merasa terkesan karena Menko AHY menepati janjinya untuk hadir. Romo Fe menyebut kehadiran tokoh pemerintah merupakan sinyal positif bagi rakyat.
"Ini menjadi sinyal positif bahwa negara hendaknya tidak abai terhadap rakyatnya. Kami di sini juga sedang membangun budaya merawat bumi dan ketahanan pangan ekologis supaya di tengah krisis global, kami tetap bisa mencintai bumi yang memberikan kehidupan," tutur Romo Fe.
Kunjungan ini ditutup dengan pesan optimisme dari Menko AHY agar semangat Paskah 2026 menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk bangkit dari tantangan zaman dan bergerak menuju masa depan yang lebih maju serta sejahtera.
Editor: Redaktur TVRINews





