Jakarta (ANTARA) - Pelatih Kesatria Bengawan Solo Anthony Garbelotto mengatakan pemain-pemainnya bermain solid hingga akhir laga saat menang 98-91 melawan Pacific Caesar Surabaya, dalam pertandingan IBL di Sritex Arena, Kota Solo, Sabtu malam.
Menurut dia, meski belum tampil dalam performa terbaik, para pemain menunjukkan semangat juang tinggi, khususnya saat menghadapi tekanan dari tim tamu yang diperkuat sejumlah pemain berkualitas seperti Xavier Cannefax dan Adonnecy Joshua Bramah.
"Saya tidak tahu mengapa kami sempat lambat memanas meski sudah solid sejak awal laga," kata Garbelotto.
Dia menganggap Pacific tim kuat dengan kombinasi pemain asing dan lokal yang solid.
Dia menilai kemenangan timnya diraih melalui kerja keras tim, terutama dalam menjaga konsistensi permainan di paruh kedua.
Baca juga: Satria Muda tumbang di kandang dikalahkan RANS lewat overtime
Menurut dia, kontribusi Argus Sanyudy, Abraham Wenas, dan Avan Seputra menjadi kunci menjaga pemain andalan lawan, sehingga meredam serangan lawan.
Pelatih asal Inggris itu menambahkan, setelah bersaing ketat di kuarter pertama, para pemain bangkit mengambil alih kendali pertandingan pada kuarter kedua. Sedangkan pada kuarter ketiga dan keempat tetap mengimbangi lawan.
Center Kesatria Bengawan Solo Argus Sanyudy bersyukur atas kemenangan tersebut, meskipun masih ada sejumlah evaluasi yang perlu dilakukan.
"Namun seharusnya kami memang bisa tampil lebih bagus lagi ke depannya, jadi perbaikan bertahap menjadi fokus kami dalam menghadapi lagi berikutnya," ujar dia.
Kesatria kini berada di peringkat kesembilan klasemen dengan 18 poin dan catatan menang-kalah 5-8.
Pacific di posisi ke-10 dengan 17 poin dan catatan 2-13.
Baca juga: Trio pemain asing KBS menggila saat tundukkan Pacific Caesar
Menurut dia, meski belum tampil dalam performa terbaik, para pemain menunjukkan semangat juang tinggi, khususnya saat menghadapi tekanan dari tim tamu yang diperkuat sejumlah pemain berkualitas seperti Xavier Cannefax dan Adonnecy Joshua Bramah.
"Saya tidak tahu mengapa kami sempat lambat memanas meski sudah solid sejak awal laga," kata Garbelotto.
Dia menganggap Pacific tim kuat dengan kombinasi pemain asing dan lokal yang solid.
Dia menilai kemenangan timnya diraih melalui kerja keras tim, terutama dalam menjaga konsistensi permainan di paruh kedua.
Baca juga: Satria Muda tumbang di kandang dikalahkan RANS lewat overtime
Menurut dia, kontribusi Argus Sanyudy, Abraham Wenas, dan Avan Seputra menjadi kunci menjaga pemain andalan lawan, sehingga meredam serangan lawan.
Pelatih asal Inggris itu menambahkan, setelah bersaing ketat di kuarter pertama, para pemain bangkit mengambil alih kendali pertandingan pada kuarter kedua. Sedangkan pada kuarter ketiga dan keempat tetap mengimbangi lawan.
Center Kesatria Bengawan Solo Argus Sanyudy bersyukur atas kemenangan tersebut, meskipun masih ada sejumlah evaluasi yang perlu dilakukan.
"Namun seharusnya kami memang bisa tampil lebih bagus lagi ke depannya, jadi perbaikan bertahap menjadi fokus kami dalam menghadapi lagi berikutnya," ujar dia.
Kesatria kini berada di peringkat kesembilan klasemen dengan 18 poin dan catatan menang-kalah 5-8.
Pacific di posisi ke-10 dengan 17 poin dan catatan 2-13.
Baca juga: Trio pemain asing KBS menggila saat tundukkan Pacific Caesar





