Kekecewaan mendalam menyelimuti para pemukim Israel di wilayah pendudukan setelah salah satu pejabat tinggi mereka diduga mengabaikan keselamatan warga saat serangan udara berlangsung. Di tengah ancaman rudal balasan dari Iran, Menteri Pendidikan Israel dilaporkan enggan membukakan pintu rumahnya bagi warga yang mencari perlindungan.
Rekaman video menunjukkan momen mencekam saat para pemukim Israel panik mencari tempat persembunyian guna menghindari serangan rudal balasan yang diluncurkan oleh Iran. Serangan ini diketahui merupakan respons atas agresi yang dilakukan oleh pihak AS dan Zionis sebelumnya.
Dalam rekaman tersebut, rudal-rudal Iran terlihat jelas melesat di langit wilayah pendudukan saat para pemukim tengah berusaha mencari lokasi yang aman. Salah satu tempat yang didatangi oleh kerumunan pemukim adalah kediaman pribadi Menteri Pendidikan rezim Zionis.
Baca juga: Iran Izinkan Kapal Bantuan Kemanusiaan dan Produk Esensial Lewati Selat Hormuz
Namun, meski warga telah berkali-kali memohon untuk diberikan izin masuk, pintu rumah sang menteri tetap tertutup rapat. Ironisnya, salah seorang pemukim yang berada di lokasi mengaku berprofesi sebagai guru. Ia menyatakan kekecewaan yang sangat mendalam karena menteri yang membawahi bidangnya justru tidak membukakan pintu bagi tenaga pendidik di saat kondisi darurat.
Para pemukim ini meluapkan kekesalan mereka dan menilai pejabat rezim Zionis telah mengabaikan rakyatnya di saat sulit. para pemukim menyebut bahwa rezim Zionis yang memulai perang seharusnya berusaha untuk melindungi para pemukim di wilayah pendudukan Zionis.




