Video: Syarat Agar Investor Asing "Ngegas" Masuk Bursa Saham dan SBN

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia- Gejolak perang Timur Tengah saat ini disebut Direktur Ashmore Asset Management, Steven Satya Yudha menjadi sentimen yang menekan pasar keuangan global termasuk Indonesia bahkan dampaknya terasa ke posisi nilai tukar Rupiah.

Ketidakpastian yang tinggi utamanya terkait harga minyak mentah dunia yang mengancam lonjakan inflasi mendorong aliran dana menyasar instrumen safe haven.

Meski demikian, Steven melihat prospek investor untuk masuk ke pasar domestik, termasuk obligasi 10 tahun dengan menawarkan imbal hasil 6,85% memiliki valuasi yang menarik dibanding US Bond, begitupula di pasar saham, saat ini saham blue chip sudah memiliki Price to Earnings Ratio (P/E Ratio) sudah sangat murah.

Dari dalam negeri, sentimen penilaian MSCI hingga pemeringkat asing terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia masih menjadi perhatian pelaku pasar sebagai pendorong aliran capital inflow.

Selengkapnya simak ulasan Syarifah Rahma dengan Direktur Ashmore Asset Management, Steven Satya Yudha dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 01/04/2026)


Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Revitalisasi Museum Cipari Diresmikan, Fadli Zon Dorong Transformasi Besar Permuseuman Indonesia
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Cuaca Jakarta Hari Ini: Jaksel-Jaktim Diprediksi Hujan Petir
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
5 Potret ruang tamu Rhoma Irama yang mencerminkan kemewahan klasik seorang legenda musik
• 19 menit lalubrilio.net
thumb
Menag Usulkan Penambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Sekolah Keagamaan
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Tiga jenazah prajurit gugur di Lebanon diterbangkan menuju rumah duka
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.