Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ngaku ingkar janji soal gaji ke pegawai kebun binatang Bandung. Meski sempat ingkar janji, kini Dedi Mulyadi langsung menepati janjinya hingga membayarkan gaji double ke pegawai kebun binatang tersebut.
Seperti diketahui, sebelumnya Dedi Mulyadi sempat mengatakan bahwa Pemprov Jabar akan membayarkan tunggakan gaji terhadap 121 pegawai kebun binatang Bandung Zoo. Selain itu, Dedi juga mengaku akan melunasi gaji yang menunggak demi kesejahteraan para pegawai.
Hal itu dilakukan Dedi agar pegawai Bandung Zoo kembali bersemangat dalam menjalani tugasnya. Namun, janji itu tak kunjung ditepati Dedi Mulyadi.
Terkait hal itu, Dedi Mulyadi minta maaf ngaku ingkar janji ke pegawai kebun binatang Bandung. Dedi mengatakan tunggakan gaji ke pegawai sudah dibayar.
Bahkan, ia sudah membayar gaji itu untuk dua bulan. Ia berharap gaji itu bisa membuat keluarga pegawa bahagia.
"Hari ini janji saya tidak ditepati, tapi diingkari. Saya mohon maaf tidak bisa menepati janji," ujar Dedi, Jumat (3/4/2026) dikutip dari TribunJabar.id.
"Maaf atas pengingkaran janji yang saya miliki ya. Semoga dengan janji diingkari, anak istrinya tersenyum lebar," ucapnya.
Permasalahan Bandung Zoo Memasuki Tahap Akhir
Sebelumnya, Dedi Mulyadi memastikan persoalan yang membelit Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo segera selesai. Bahkan, Dedi menyebut sudah 90 persen masalah selesai, terutama urusan kesejahteraan pekerja dan pengelolaan harian di Bandung Zoo.
"Masalahnya sudah 90 persen selesai. Tinggal soal pengelolaan dan kepemilikan," ujar Dedi dilansir Kompas.com.
Salah satu langkah konkret adalah soal pengalihan tanggung jawab pembayaran gaji pegawai kepada pemerintah Bandung. Selain itu, Dedi juga memastikan bahwa pakan hewan tercukupi.
"Gaji mereka sudah ditanggung Pemkot Bandung, di bawah wali kota. Mulai gajian tanggal 25 April," jelasnya.
"Untuk gaji yang belum terbayarkan, nanti hari Jumat mulai dicicil oleh Pemprov Jabar," tambah Dedi.
"Hewannya makanannya cukup? Cukup! Nutrisinya nanti juga dapat dukungan dari Bank Jabar Peduli," ungkapnya.
Kini, pemerintah membuka mekanisme kompetisi atau tender bagi pihak yang berminat mengelola Bandung Zoo. Namun, terdapat syarat khusus yang harus dipenuhi.
"Pengelolanya sedang dalam proses kompetisi. Siapa yang berminat silakan, tapi harus punya sertifikasi. Mengelola kebun binatang itu tidak mudah," ujarnya.
Dengan usaha-usaha itu, Dedi berharap agar kebun binatang itu bisa dibuka kembali. Ia yakin kebun itu akan bermanfaat sebagai sarana edukasi anak-anak.
"Semoga kebun binatang cepat dibuka untuk umum, supaya pengunjung bisa datang lagi dan jadi sarana edukasi," ujarnya.
Meski Dedi Mulyadi minta maaf ngaku ingkar janji ke pegawai kebun binatang Bandung, namun sang gubernur tampak bersungguh-sungguh ingin memperbaiki kebun binatang Bandung Zoo tersebut. (*)
Artikel Asli




