Iran Izinkan Kapal Irak Lintasi Selat Hormuz, Ajak Lawan AS-Israel Bersama

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

Iran menyatakan bahwa Irak akan dikecualikan dari pembatasan yang diberlakukan terhadap kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.

Iran Izinkan Kapal Irak Lintasi Selat Hormuz, Ajak Lawan AS-Israel Bersama. (Foto: AP)

IDXChannel - Iran menyatakan bahwa Irak akan dikecualikan dari pembatasan yang diberlakukan terhadap kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.

“Irak telah dikecualikan dari pembatasan yang kami terapkan di Selat Hormuz,” kata Juru Bicara Militer Iran Ibrahim Zolfaqari.

Baca Juga:
Masalah Selat Hormuz Dibawa ke Dewan Keamanan PBB, China dan Rusia Tolak Aksi Militer

Ia menambahkan bahwa pembatasan tersebut akan terus berlaku untuk kapal-kapal dari Amerika Serikat (AS), Israel, dan negara-negara pendukung mereka.

“Rakyat Irak dan Iran akan menang bersama dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel ini,” ujarnya, dilansir dari Anadolu Agency pada Minggu (5/4/2026).

Baca Juga:
Inggris Sebut 40 Negara Bahas Pembukaan Kembali Selat Hormuz setelah Blokade Iran

Tak lama setelah perang dengan AS dan Israel dimulai akhir Februari lalu, Iran mengumumkan pembatasan navigasi melalui Selat Hormuz, jalur maritim yang penting bagi ekspor minya dan gas global.

Tehran mengancam akan menyerang kapal apa pun yang mencoba melewati jalur maritim tersebut tanpa koordinasi sebelumnya. Sebelum pembatasan tersebut, 20 juta barel minyak melewati selat tersebut setiap hari.

Baca Juga:
Trump Peringatkan Iran untuk Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Serangan Besar

Pembatasan tersebut telah meningkatkan biaya pengiriman dan asuransi, mendorong kenaikan harga minyak, dan memicu kekhawatiran tentang ekonomi global.

AS dan Israel melancarkan serangan udara pada 28 Februari terhadap Iran, menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk pemimpin tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan penerbangan. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi di TMP Cikutra Bandung, Isak Tangis Keluarga Pecah
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Cara Menerapkan Mindful Eating dan Manfaatnya
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
100 Calon Ketua PAC PDIP Makassar Ikuti Fit and Proper Test di DPD Sulsel
• 12 jam laluterkini.id
thumb
BNI (BBNI) Lepas Saham BNI Asset Management Rp359,6 Miliar ke Danantara
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Hoki Indonesia harus kerja keras lawan Thailand demi tiket semifinal
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.