Menlu Kutuk Keras Serangan Terhadap 3 Tentara Perdamaian RI di Lebanon

cnbcindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Luar Negeri, Sugiono. (Dok. Kementerian Luar Negeri)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri Sugiono, mewakili Pemerintah Republik Indonesia, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Lebanon.

Pernyataan tersebut disampaikan saat prosesi penghormatan terakhir kepada tiga jenazah prajurit TNI di ruang VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, yang berlangsung dengan suasana penuh duka dan khidmat.


Baca: Peringatan di Balik Gugurnya Prajurit TNI Anggota UNIFIL di Lebanon

"Kami mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga arwah para kusuma bangsa ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarganya diberikan kesehatan serta kesabaran dalam menghadapi musibah ini," ujar Menlu Sugiono, Sabtu malam (4/4/2026).

Ketiga prajurit yang gugur adalah almarhum Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, almarhum Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan, dan almarhum Kopda (Anm) Farizal Rhomadon, yang tergabung dalam Kontingen Garuda UNIFIL.

Sugiono menegaskan, Pemerintah Indonesia melalui Perwakilan Tetap di New York juga telah meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menggelar rapat darurat. "Kita mengutuk keras serangan terhadap penjaga perdamaian dan menuntut dilakukan investigasi menyeluruh," tegas Menlu.

Ia menjelaskan, pasukan perdamaian memiliki mandat menjaga stabilitas, bukan melakukan operasi tempur. "They are peacekeeping, not peacemaking. Mereka tidak diperlengkapi untuk operasi ofensif, sehingga harus ada jaminan keamanan bagi para prajurit penjaga perdamaian," jelasnya.

Baca: Prabowo Ucapkan Belasungkawa Buat 3 TNI yang Gugur di Lebanon

Lebih lanjut, Indonesia juga mendorong PBB untuk melakukan evaluasi terhadap sistem perlindungan pasukan penjaga perdamaian. "Kita meminta PBB untuk mengevaluasi keselamatan prajurit penjaga perdamaian, khususnya di UNIFIL," kata Menlu.

Menutup pernyataannya, dia kembali menyampaikan duka cita dan harapan agar para prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Sekali lagi, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga arwah yang gugur diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," tutupnya.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: PBB Angkat Bicara Soal Penyebab Gugurnya 2 TNI RI di Lebanon

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Final Liga Voli Thailand 2026: Doni Haryoni dan Rivan Nurmulki Berebut Gelar Juara
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Geger Pria Kejang Lalu Meninggal saat Cat Genteng di Cengkareng
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Sesar Lembang Jadi Ancaman Gempa Besar, Ahli BRIN Ungkap Lokasinya
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mahasiswa Hukum-Kedokteran Disebut Buang-buang Waktu, Ini Alasannya
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Waspada Haji Ilegal, Kemenhaj dan KJRI Tekankan Pentingnya Visa Resmi
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.