Penulis: Agung Jaya Permana
TVRINews - Cimahi,Jawa Barat
Misi Perdamaian Lebanon Berakhir di Cimahi
Isak tangis keluarga pecah mengiringi kedatangan jenazah Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar di rumah duka di Kota Cimahi pada Sabtu (4/4) malam. Suasana haru pun dirasakan ratusan warga yang turut menyambut kedatangan jenazah.
Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, saat jenazah yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan tiba sekitar pukul 21.15 WIB.
Kedua orang tua, istri, dan keluarga tak kuasa menahan tangis saat peti jenazah tiba dan ditempatkan di ruang utama. Ibu dan istri almarhum terus memeluk peti jenazah dengan isak tangis yang tak terbendung.
Kesedihan juga dirasakan ratusan warga yang memadati sepanjang jalan menuju rumah duka. Setibanya di lokasi, jenazah langsung disalatkan oleh keluarga dan pelayat.
Pihak keluarga mengaku merasa lebih tenang setelah jenazah tiba di rumah duka, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu proses pemulangan jenazah dari Lebanon ke Indonesia.
“Alhamdulillah, penantian panjang sejak Senin hingga Sabtu, almarhum sudah tiba di rumah duka. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses kepulangan jenazah,” ujar Risman Efendi, kakak sepupu almarhum.
Ia menambahkan, keluarga akan memberikan kesempatan kepada para pelayat untuk menyalatkan jenazah secara bergiliran sebelum prosesi pemakaman.
Jenazah Mayor Zulmi rencananya akan diberangkatkan dari rumah duka pada pukul 07.00 WIB menuju Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung. Pemakaman dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB dan akan dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Editor: Redaktur TVRINews





