Indramayu Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Tampung 1.000 Siswa

republika.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU — Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Kementerian Pekerjaan Umum sepakat mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah tersebut. Program ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat akan berlokasi di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi. Lokasi tersebut ditetapkan setelah melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Baca Juga
  • Kemenko PM Evaluasi Sekolah Rakyat di Malang untuk Pengentasan Kemiskinan
  • Kemensos Batasi Penggunaan Ponsel Siswa Sekolah Rakyat, Perkuat Implementasi PP Tunas
  • Gedung Sekolah Rakyat di Lebak Siap Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027

Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama yang mampu menampung hingga 1.000 siswa. Fasilitas ini akan mencakup jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.

Lucky menyatakan dukungannya terhadap percepatan pembangunan tersebut. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian PU menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Semoga infrastruktur Sekolah Rakyat dapat selesai tepat waktu, dan memberikan lingkungan belajar yang sehat, aman, serta inspiratif bagi anak-anak Indramayu,” kata Lucky.

Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Toni Hendratno menyatakan kesiapan untuk merealisasikan pembangunan tersebut. Pihaknya menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin agar sekolah segera dapat dimanfaatkan.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Indramayu diharapkan menjadi solusi peningkatan akses pendidikan sekaligus mendukung pemerataan kualitas sumber daya manusia.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Stok Beras Nasional Tembus Rekor, Pemerintah Genjot Hilirisasi dan Distribusi
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Ribuan Jemaat Ikuti Misa Pontifikal di Katedral Jakarta Minggu Pagi
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pohon Tumbang di 13 Lokasi, BPBD Kota Kediri Gerak Cepat Pulihkan Akses
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Preview Real Oviedo vs Sevilla: Misi Bangkit Los Nervionenses di Carlos Tartiere
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
RI Desak Investigasi Atas Serangan ke 3 Prajurit TNI di Lebanon
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.