ACEH TAMIANG – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Kepala Satgas PRR Pusat, Tito Karnavian memimpin langsung percepatan pemulihan pascabencana dengan memimpin apel Praja IPDN Gelombang 3 untuk melaksanakan misi kemanusian sejumlah 768 orang di Aceh Tamiang, Aceh.
Tito didampingi Kepala Pos Wilayah (Kaposwil) Safrizal meninjau titik operasi dan menyerahkan bantuan secara simbolis bagi warga di Desa Lubuk Sidup (185 KK) dan Desa Sekumur (276 KK).
Tito menegaskan, bahwa kehadiran pemerintah pusat bertujuan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi sekaligus mempercepat rehabilitasi infrastruktur.
“Kehadiran kami di Aceh Tamiang hari ini untuk memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat,” kata Tito Karnavian, Minggu (5/4/2026).
“Sebagai Kepala Satgas PRR Pusat, saya ingin memastikan bantuan darurat dan perlengkapan ibadah tersalurkan, sembari kita membangun infrastruktur jangka panjang seperti sumur bor ini," tandasnya.
Kaposwil Safrizal ZA menambahkan, 1.000 paket dapur tersebut merupakan komponen dari Paket Hidup Dasar.
Baca Juga:Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 Meter pada 5-8 Maret 2026Langkah ini diambil agar warga memiliki kemandirian pangan, sementara pembangunan sumur bor akan menjadi solusi permanen atas krisis air bersih dan sanitasi di wilayah terdampak.
"Kita sudah melihat dan mendengar langsung aspirasi masyarakat. Bapak Menteri juga sudah menyampaikan bahwa kita (pemerintah) akan selalu hadir mengawal percepatan rehab rekon untuk masyarakat,”ujarnya.
“Khususnya untuk penyediaan air bersih kita akan langsung bangun sumur bor di lokasi (Lubuk Sidup dan Sekumur),"tutup Safrizal.
Dalam aksi kemanusiaan ini, Satgas PRR menyalurkan bantuan komprehensif berupa 1.000 paket peralatan dapur, 100 unit torent air, 400 paket sembako, serta 200 paket perlengkapan ibadah.
#nasional




