Jayapura (ANTARA) - Pendeta Jemaat Gereja Protestan Indonesia Papua (GPI) Elim Abepura, Kota Jayapura, Papua Vero Balubun mengatakan perayaan Paskah menjadi momentum refleksi iman sekaligus penguatan spiritual bagi jemaat untuk hidup dalam nilai-nilai kasih dan pembaruan sebagaimana makna kebangkitan Kristus.
"Kuasa kebangkitan Kristus mampu mengubah arah hidup manusia, memberi keberanian menjalankan misi, serta membawa pembaruan sejati," katanya Jayapura, Minggu.
Baca juga: Pj Bupati Triwarno: Paskah momentum jaga nilai Pascasila di Papua
Menurut Vero, kuasa kebangkitan membarui kemanusiaan dari manusia lama yang dipenuhi egoisme, kebencian, dan ketidakpedulian, menjadi manusia baru yang memancarkan kasih, menghargai sesama, dan memuliakan seluruh ciptaan.
Dia menjelaskan dalam pembacaan Alkitab dari Kitab Yohanes 20:1-10 mengisahkan bahwa perjumpaan Maria dengan Yesus mengubah kesedihan dan ketakutan menjadi kekuatan untuk bersaksi.
"Kuasa kebangkitan Kristus mampu mengubah arah hidup manusia, memberi keberanian menjalankan misi serta membawa pembaruan sejati," ujarnya.
GPI Elim Abepura melaksanakan Ibadah Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) yang dirangkaikan dengan malam puji-pujian dalam rangka menyongsong fajar Paskah yang dimulai pada Sabtu (4/3) pukul 18.30 WIT hingga Minggu dini hari pukul 03.00 WIT.
Ketua Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG), Marthen Timisela mengatakan berbagai kegiatan dalam malam penyegaran iman tersebut mulai dari puji-pujian oleh wadah pelayanan, cerdas cermat Alkitab, praise and worship, hingga fragmen penyaliban yang diperankan oleh pemuda gereja.
Baca juga: Jemaat GKI Kayu Batu Jayapura pawai obor fajar Paskah
Baca juga: Jemaat GPI Elim Abepura rayakan Jumat Agung dengan Perjamuan Kudus
Suasana kebersamaan juga semakin terasa melalui kegiatan jalan obor dan tradisi pencarian telur Paskah.
"Pawai obor Paskah diikuti oleh ribuan jemaat, baik dari GPI Elim maupun sejumlah denominasi gereja lain di wilayah Abepura," katanya.
Dia mengaku bersyukur seluruh rangkaian kegiatan Paskah dapat berjalan aman dan nyaman.
"Kuasa kebangkitan Kristus mampu mengubah arah hidup manusia, memberi keberanian menjalankan misi, serta membawa pembaruan sejati," katanya Jayapura, Minggu.
Baca juga: Pj Bupati Triwarno: Paskah momentum jaga nilai Pascasila di Papua
Menurut Vero, kuasa kebangkitan membarui kemanusiaan dari manusia lama yang dipenuhi egoisme, kebencian, dan ketidakpedulian, menjadi manusia baru yang memancarkan kasih, menghargai sesama, dan memuliakan seluruh ciptaan.
Dia menjelaskan dalam pembacaan Alkitab dari Kitab Yohanes 20:1-10 mengisahkan bahwa perjumpaan Maria dengan Yesus mengubah kesedihan dan ketakutan menjadi kekuatan untuk bersaksi.
"Kuasa kebangkitan Kristus mampu mengubah arah hidup manusia, memberi keberanian menjalankan misi serta membawa pembaruan sejati," ujarnya.
GPI Elim Abepura melaksanakan Ibadah Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) yang dirangkaikan dengan malam puji-pujian dalam rangka menyongsong fajar Paskah yang dimulai pada Sabtu (4/3) pukul 18.30 WIT hingga Minggu dini hari pukul 03.00 WIT.
Ketua Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG), Marthen Timisela mengatakan berbagai kegiatan dalam malam penyegaran iman tersebut mulai dari puji-pujian oleh wadah pelayanan, cerdas cermat Alkitab, praise and worship, hingga fragmen penyaliban yang diperankan oleh pemuda gereja.
Baca juga: Jemaat GKI Kayu Batu Jayapura pawai obor fajar Paskah
Baca juga: Jemaat GPI Elim Abepura rayakan Jumat Agung dengan Perjamuan Kudus
Suasana kebersamaan juga semakin terasa melalui kegiatan jalan obor dan tradisi pencarian telur Paskah.
"Pawai obor Paskah diikuti oleh ribuan jemaat, baik dari GPI Elim maupun sejumlah denominasi gereja lain di wilayah Abepura," katanya.
Dia mengaku bersyukur seluruh rangkaian kegiatan Paskah dapat berjalan aman dan nyaman.





