Trump Ultimatum Iran, Minta Selat Hormuz Dibuka Dalam 48 Jam

republika.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran memiliki waktu 48 jam untuk mencapai kesepakatan nuklir atau membuka kembali Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan energi global.

"Ingat ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz," kata Trump di platform media sosial miliknya, Truth Social, Sabtu (4/4).

Baca Juga
  • Meta Bakal Kurangi Penggunaan Label PG-13 untuk Akun Remaja Instagram
  • Emas Pegadaian Tak Berubah: Simak Harga Terkini untuk Berbagai Jenis
  • Ragunan Buka Malam untuk Jogging, Dorong Aktivitas Ekonomi Kawasan

"Waktu hampir habis — 48 jam sebelum neraka menimpa mereka," ujarnya.

Pada 26 Maret, Trump mengatakan ia memperpanjang tenggat negosiasi nuklir menjadi 10 hari setelah Iran mengizinkan 10 kapal tanker minyak berbendera Pakistan melewati Selat Hormuz.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Eskalasi di Timur Tengah meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal ke Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk.

Iran juga membatasi pergerakan kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global, sehingga berpotensi menekan pasokan energi dan memicu gejolak harga minyak dunia.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud di Bone
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Serangan Dekat PLTN Bushehr Tewaskan Pekerja, IAEA Soroti Risiko Keamanan Nuklir
• 15 jam lalupantau.com
thumb
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Prabowo Kecam Keras Tindakan Keji Merusak Perdamaian!
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Diterbangkan ke Bandung dan Yogyakarta
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Penegak Hukum Diminta Menjaga Kepercayaan Masyarakat
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.