Kulon Progo: Jenazah Kopral Dua (Kopda) (Anumerta) Farizal Rhomadhon dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu, 5 April 2026. Prosesi pemakaman dimulai di rumah duka Dusun Ledok, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo.
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan aparat sudah melakukan berbagai persiapan, termasuk beberapa yang sempat menggelar gladi. Sementara di luar area TMP Giripeni, masyarakat ramai berkumpul untuk menyaksikan dari luar pagar.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Metrotvnews.com, upacara pemakaman secara militer dipimpin inspektur upacara Asisten Kebijakan Strategis dan Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI, Letjen TNI Candra Wijaya. Prosesi pemakaman tersebut direncanakan berlangsung pada pukul 09.00 WIB.
Baca Juga :
Jenazah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Tiba di Bandara AdisutjiptoJenazah prajurit TNI tersebut telah mendapat penghormatan dari pemerintah pusat di Jakarta. Presiden Prabowo Subianto turut memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan dukacita kepada keluarga yang ditinggalkan.
Jenazah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon kemudian diberangkatkan ke Yogyakarta dan tiba di Bandara Adisutjipto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Sabtu malam, 4 Maret 2026. Rencana kedatangan yang semula dijadwalkan pukul 20.00 WIB akhirnya menjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
Jenazah dibawa memakai pesawat Hercules. Setibanya di Bandara Adisutjipto, jenazah disambut pihak Lanud Adisutjipto.
Jenazah kemudian diteruskan ke rumah duka di Dusun Ledok, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, yang berjarak sekitar 40 kilometer. Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 22.40 WIB.
Persiapan pemakaman di TMP Giripeni Kulon Progo. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Sebelumnya, Farizal Rhomadhon menerima kenaikan pangkat dari Praka menjadi Kopda (Anm). Idulfitri 2025 menjadi momen terakhir Farizal berlebaran di kampung, sementara Lebaran 2026 ia tidak bisa mudik karena tengah bertugas sebagai salah satu prajurit yang dikirim ke Timur Tengah.
Sebagai informasi, mendiang Farizal meninggalkan seorang istri dan seorang anak. Ia merupakan anak bungsu dari dua bersaudara.



